Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Disebar ke Seluruh Indonesia
Pamong Praja Muda IPDN XXXIII Disebar, Mendagri: Calon Pemimpin Masa Depan
Rabu, 29 Juli 2026 18:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan, Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan aset bangsa yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin pemerintahan di masa depan.
Mereka akan ditugaskan ke berbagai daerah sebagai bagian dari proses membangun wawasan kebangsaan dan memperkuat kapasitas kepemimpinan.
Hal itu disampaikan Tito usai Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
Tito menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang berkenan hadir dan melantik 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII. Sebelumnya, para lulusan telah diwisuda sebagai Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan pada Minggu (26/7/2026).
Baca juga : Prabowo ke Pengusaha: Seluruh Rakyat Indonesia Pemegang Saham Kekayaan Bangsa
"Acara pelantikan tadi yang dilaksanakan oleh Bapak Presiden adalah melantik mereka dari semula yang statusnya belum Calon Pegawai Negeri Sipil menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil," ujar Tito.
Menurut Tito, kualitas lulusan tahun ini mencerminkan proses rekrutmen dan pembinaan di IPDN yang berjalan dengan baik.
Ia mengaku bersyukur karena para lulusan berprestasi terbaik berasal dari latar belakang keluarga sederhana. Ia menilai, capaian tersebut menunjukkan bahwa proses pendidikan di IPDN berlangsung secara objektif dan jauh dari praktik suap-menyuap.
"Ini membahagiakan saya tentunya sebagai atasan dari IPDN ini, lembaga pendidikan ini. Dan ini IPDN merupakan lembaga yang sudah sangat lama, well established, memiliki program S1, S2, hingga S3," ungkapnya.
Baca juga : Hajar Jepang, Indonesia Tantang Raja Asia Di Final Piala Asia Futsal
Lebih lanjut, Tito menjelaskan para Pamong Praja Muda akan segera ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Penempatan tersebut bertujuan memperluas pengalaman para lulusan agar memahami keberagaman kondisi di seluruh Indonesia.
"Saya berusaha sedapat mungkin kalau anak-anak ini sedapat mungkin tidak langsung kembali ke daerahnya. Supaya mereka mengalami Indonesia, mengetahui Indonesia," jelasnya.
Tito menambahkan, generasi muda tersebut akan memegang peran penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Baca juga : Dirut KAI Kunjungi Penumpang Terdampak Anjlogan Di Cirebon, Sampaikan Permintaan Maaf
Karena itu, mereka dipersiapkan sejak dini agar memiliki kemampuan kepemimpinan dan pengalaman yang memadai dalam penyelenggaraan pemerintahan.
"Mereka sebetulnya yang nanti akan mengawaki ke depan untuk menuju Indonesia Emas. Kita hanya mengantarkan dan mempersiapkannya," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya