Dark/Light Mode

Menteri Dody Bawa Pelayanan Publik Kementerian PU Raih Skor 89,76

Kamis, 30 Juli 2026 19:54 WIB
Foto: Kementerian PU.
Foto: Kementerian PU.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat capaian positif dalam kualitas pelayanan publik. Berdasarkan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kementerian PU pada 2025 mencapai 89,76 atau masuk kategori sangat baik, melanjutkan tren peningkatan yang konsisten dalam lima tahun terakhir.

Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum (PU) Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono mengatakan, capaian tersebut menunjukkan adanya perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan publik yang diberikan Kementerian PU.

"Skor IKM Kementerian PU menunjukkan hasil positif dalam lima tahun terakhir. Tahun lalu kategorinya sangat baik. Ini perlu kita apresiasi," kata Triono di Jakarta, dikutip Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, nilai IKM Kementerian PU terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2021 nilainya mencapai 78,25, kemudian naik menjadi 83,59 pada 2022, meningkat lagi menjadi 86,18 pada 2023, lalu 88,22 pada 2024, hingga mencapai 89,76 pada 2025.

Survei tersebut melibatkan 635 responden yang mewakili 50 Unit Pelaksana Teknis (UPT)/Balai dari lima unit organisasi di lingkungan Kementerian PU, yakni Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Baca juga : Lembah Anai Pulih, Kementerian PU Tuntaskan Perbaikan Jalur Utama Sumbar

Menurut Triono, jumlah responden tersebut disusun secara representatif menggunakan formula Krejcie and Morgan sehingga mampu menggambarkan kondisi pelayanan publik Kementerian PU secara objektif.

Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner pada 15 September hingga 5 Oktober 2025.

Dari sisi demografi, sebanyak 68 persen responden merupakan laki-laki dan 32 persen perempuan. Berdasarkan usia, kelompok 31–40 tahun mendominasi dengan porsi 30 persen, disusul usia 41–50 tahun sebanyak 26 persen, usia 26–30 tahun sebesar 17 persen, usia di atas 50 tahun sebanyak 14 persen, serta usia di bawah 25 tahun sebesar 13 persen.

Sementara berdasarkan tingkat pendidikan, mayoritas responden merupakan lulusan S1 dengan porsi 62 persen. Selanjutnya lulusan S2 sebesar 17 persen, SMA/SMK 12 persen, Diploma (D3/D4) 6 persen, dan lainnya 3 persen.

Hasil survei juga menunjukkan tiga unsur pelayanan dengan nilai tertinggi, yaitu prosedur pelayanan, kompetensi petugas, dan persyaratan pelayanan.

Baca juga : Menteri Dody Percepat Pembangunan Sabo Dam Pascabanjir Tapanuli Tengah

Meski demikian, Triono menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan, yakni kualitas produk layanan, sarana dan prasarana, serta penanganan pengaduan masyarakat.

Menurutnya, SKM 2025 memberikan gambaran objektif mengenai kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian PU.

Selain itu, Forum Konsultasi Publik (FKP) diselenggarakan sebagai ruang dialog dua arah antara Kementerian PU dan para pemangku kepentingan.

"Tujuannya adalah untuk menginformasikan temuan survei sekaligus menyaring masukan langsung dari pengguna layanan," ujar Triono.

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah mengingatkan Kementerian PU agar tidak cepat berpuas diri atas capaian tersebut. Menurutnya, kualitas pelayanan perlu terus ditingkatkan atau setidaknya dipertahankan.

Baca juga : Korlantas Polri dan Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik & Keselamatan Lalu Lintas

"Kita dukung aksi bersih-bersih di Kementerian PU, khususnya menyangkut ASN yang terbukti melakukan judi online. Apalagi itu merupakan temuan PPATK," kata Trubus.

Ia juga mendorong Menteri PU Dody Hanggodo memperkuat pengawasan internal dan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih serta akuntabel.

"Pengawasan serta tata kelola di Kementerian PU bisa semakin tertib. Jika memang tidak bisa dibina ya diganti saja. Kalau masih bisa ya dipertahankan," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.