Dark/Light Mode

Menteri Dody Tugaskan PT PP Perkuat Jembatan Enang-Enang Demi Keselamatan Warga

Kamis, 9 Juli 2026 10:03 WIB
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Rabu (8/7/2026). Kementerian PU menugaskan PT PP memperkuat struktur bawah jembatan yang mengalami kemiringan demi menjamin keselamatan masyarakat. Dok. PU
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Rabu (8/7/2026). Kementerian PU menugaskan PT PP memperkuat struktur bawah jembatan yang mengalami kemiringan demi menjamin keselamatan masyarakat. Dok. PU

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, guna menjamin keselamatan masyarakat yang melintas. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo telah menugaskan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PT PP) untuk menangani penguatan struktur bawah jembatan yang mengalami kemiringan pada pondasinya.

Instruksi tersebut disampaikan Menteri Dody setelah meninjau langsung kondisi Jembatan Enang-Enang, Rabu (8/7). Berdasarkan hasil kajian teknis, pondasi jembatan dari arah Bireuen menuju Bener Meriah mengalami kemiringan dan saat ini masih ditopang tiga besi penyangga sementara.

Menteri Dody mengatakan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bersama Direktorat Pembangunan Jembatan telah diminta segera melakukan penguatan struktur bawah jembatan. Penanganan akan dilaksanakan oleh PT PP dengan metode yang lebih permanen dibandingkan penyangga sementara yang telah dipasang.

Baca juga : Menteri Dody Apresiasi Warga Penjaga Jembatan Enang-Enang, Sematkan Rompi Kuning

"Saya sudah berbicara dengan Kepala Balai dan Direktur Jembatan. Perkuatan di bawah jembatan akan kita buat lebih kuat lagi. Yang ada sekarang sifatnya masih sementara. Nanti PT PP akan mengerjakan perkuatan itu dengan penanganan yang lebih baik," kata Dody.

Menurutnya, penguatan tersebut diperlukan agar jembatan tetap aman digunakan secara terbatas sambil menyiapkan penanganan permanen. Pemerintah tetap mengedepankan aspek keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

Selain itu, Menteri Dody juga meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melakukan pengawasan rutin terhadap kondisi jembatan. Langkah itu penting mengingat derasnya arus sungai berpotensi menggerus abutmen dan fondasi, terutama saat curah hujan tinggi.

Baca juga : Pemerintah Sempurnakan Program Pelatihan SPPI, Keselamatan Peserta Diprioritaskan

"Saya minta PPK melakukan kontrol rutin. Kalau sewaktu-waktu dinilai membahayakan masyarakat, penggunaan jembatan harus dihentikan sementara sampai kondisi kembali aman. Perbaikan akan terus dilakukan dari bawah sehingga masyarakat tetap bisa melintas dengan aman selama memungkinkan," tegasnya.

Selama proses penanganan, Jembatan Enang-Enang hanya dibuka untuk kendaraan roda dua dan kendaraan ringan penumpang. Kendaraan angkutan barang maupun kendaraan bertonase besar masih dilarang melintas guna menjaga keamanan struktur jembatan.

Sebagai solusi jangka panjang, Kementerian PU juga akan mempercepat peningkatan konektivitas di kawasan tersebut melalui pelebaran Jalan Werlah sebagai jalur alternatif, pembangunan dua jembatan baru, serta pembangunan jalur shortcut yang nantinya mampu dilalui kendaraan logistik dengan kapasitas hingga sekitar 30 ton.

Baca juga : Hashim Lantik Srikandi Jaga Desa, Perkuat Peran Perempuan Bangun Desa

Dalam kunjungannya, Menteri Dody turut mengapresiasi inisiatif masyarakat yang bergotong royong memperbaiki sementara jembatan sehingga akses warga kembali terbuka. Ia menyebut kepedulian tersebut layak diapresiasi, meski pemerintah tetap berkewajiban memastikan jembatan memenuhi standar keselamatan.

"Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Syahrial. Kita dari pemerintah pusat sudah dibantu. Memang dari sisi teknis sebenarnya jembatan ini sudah tidak mungkin untuk dipakai. Tapi karena Pak Syahrial bersama masyarakat bergotong royong memperbaikinya, tugas kita kemudian memberikan dukungan maksimal sehingga apa yang sudah dikerjakan masyarakat tidak menjadi sia-sia, tetapi tetap bisa dipakai walaupun secara terbatas," ujar Dody.

Kementerian PU memastikan penguatan Jembatan Enang-Enang menjadi langkah awal sebelum penanganan permanen dilakukan. Seluruh proses akan terus diawasi agar keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama sekaligus menjaga konektivitas di Kabupaten Bener Meriah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.