Dark/Light Mode

Jinakkan Api Bromo 2, Menteri Gantian Turun Ke Lapangan

Rabu, 12 Agustus 2026 07:40 WIB
Petugas gabungan berupaya memadamkan api di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. (Foto: Instagram/bbtnbromotenggersemeru)
Petugas gabungan berupaya memadamkan api di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. (Foto: Instagram/bbtnbromotenggersemeru)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah bekerja keras menjinakkan api yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bergantian turun ke lapangan mengecek proses pemadaman sekaligus memastikan api tidak kembali meluas. 

Pratikno memimpin rapat koordinasi percepatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan TNBTS, Selasa (11/8/2026). Turut hadir Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Menko PMK Pratikno (kedua kiri) saat meninjau lokasi terdampak kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. (Foto: Instagram/kemenko_pmk) 

Pratikno mengatakan, kedatangannya ke Bromo untuk mengecek kondisi terkini kebakaran. Dari sebelumnya 34 titik api, kini tersisa dua titik yang masih harus dipadamkan. 

“Kita datang untuk memastikan bahwa titik api yang sebelumnya 34, sekarang tinggal dua. Karena itu, kita bekerja keras, target waktunya secepat-cepatnya,” kata Pratikno. 

Baca juga : Diciumi Pendukung, Yaqut Tidak Kuat Duduk Lama

Ia memastikan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap penanganan karhutla. Pemerintah, kata dia, telah membahas strategi paling efektif dan efisien untuk menuntaskan pemadaman. 

Pratikno meminta pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat bersinergi memadamkan titik api yang tersisa. Pada saat yang sama, upaya pencegahan perlu diperkuat agar tidak muncul titik api baru. 

“Kita juga berusaha untuk mencegah munculnya titik api yang baru,” pesannya. 

Dalam jangka pendek, BNPB akan menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) apabila kondisi teknis memungkinkan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu proses pemadaman sekaligus mencegah munculnya titik api baru. 

Baca juga : Periksa Rudy Tanoe, KPK Hitung Kerugian Negara Di Kasus Bansos Beras 2020

Pratikno mengakui, energi pemerintah pusat saat ini terbagi untuk menangani berbagai wilayah yang terdampak bencana. Namun, seluruh unsur pemerintah tetap bergerak cepat menghadapi potensi kebakaran dan bencana lainnya. 

“Semuanya bergerak cepat memadamkan potensi kebakaran, potensi bencana, risiko bencana, sekaligus mencegah adanya bencana baru,” tuturnya. 

Sehari sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga meninjau langsung penanganan karhutla di kawasan TNBTS. Sebelum turun ke lapangan, Raja Juli menggelar rapat koordinasi bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. 

Rapat tersebut juga melibatkan jajaran Polri, Manggala Agni, BNPB, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Baca juga : Kementerian PU Bantu Warga Terdampak Kekeringan Di Banjar

Usai rapat, Raja Juli yang mengenakan kemeja putih berbalut rompi dan topi hijau tua melihat langsung kawasan yang terdampak kebakaran. Ia juga memantau upaya tim gabungan memadamkan api. 

Menurut Raja Juli, pemadaman dari udara menjadi salah satu strategi untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses petugas dari darat. Ia memastikan, helikopter water bombing akan digunakan secara maksimal hingga api benar-benar padam. Menurutnya, kondisi cuaca saat ini cukup mendukung pelaksanaan operasi tersebut. 

“Dalam kondisi ideal, satu helikopter dapat melakukan hingga 30 kali penyiraman dalam sehari. Kalau belum padam, harus sampai padam,” pintanya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.