Dark/Light Mode

Prabowo Dorong Pendidikan Go International, Kemenag Gandeng Universitas AS

Selasa, 18 Agustus 2026 21:01 WIB
Foto: Kemenag.
Foto: Kemenag.

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya mendorong pendidikan Indonesia semakin maju dan berkelas internasional terus diperkuat pemerintah. Kementerian Agama (Kemenag) RI menjajaki kerja sama pendidikan dan riset dengan Hartford International University for Religion and Peace (HIU), Amerika Serikat.

Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, menerima kunjungan President HIU Dr. Sherry L. Turner, Dean and Vice President of Academic Affairs Dr. Deena Grant, serta Director of MA in International Peacebuilding Phoebe Milliken, Selasa (18/8/2026). Ketiganya merupakan jajaran pimpinan akademik HIU.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang kolaborasi, mulai dari pendidikan dan riset bagi mahasiswa jenjang S2 dan S3, program visiting scholar bagi dosen, hingga beasiswa riset dan pelatihan bagi guru madrasah.

Baca juga : Stafsus Menag Sampaikan Gagasan Prabowo: Pendidikan Kunci Kemajuan Indonesia

“Kerja sama internasional ini harus membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa, dosen, dan guru madrasah Indonesia untuk belajar, melakukan riset, dan mengembangkan kapasitas di tingkat global,” ujar Gugun.

Menurut Gugun, kolaborasi tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan yang semakin terhubung dengan dunia internasional.

“Ini bagian dari ikhtiar kita menerjemahkan gagasan Presiden Prabowo agar pendidikan Indonesia tidak hanya maju di dalam negeri, tetapi juga mampu berkompetisi dan membangun jejaring di level internasional,” tutur Gugun.

Baca juga : Stafsus Menag Pastikan 2 Korban Tetap Bersekolah

Kemenag dan HIU selanjutnya akan menindaklanjuti peluang kerja sama tersebut dalam bentuk program yang lebih konkret.

Fokusnya mencakup pendidikan pascasarjana, penelitian, pengembangan kapasitas dosen, serta peningkatan kompetensi guru madrasah.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas akses akademik dan riset bagi sivitas akademika Indonesia sekaligus memperkuat jejaring pendidikan Indonesia di tingkat internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.