Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gelar Apel, Kapolres Bogor Antisipasi Potensi Gesekan Suporter Persija-Persib
- Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa Hingga Mentawai
- BNPB Laporkan Karhutla Di 4 Daerah, 7,6 Hektare Lahan Terbakar
- Tutup KPPD IV, Gubernur Lemhannas: Kepala Daerah Perlu Berwawasan Global
- TNI Perkuat Penanganan Karhutla dan Bencana, Tuai Apresiasi di Medsos
KNMP Ciwaru Gerakkan Ekonomi Nelayan hingga Pedagang Sukabumi
Selasa, 1 September 2026 19:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Transformasi kawasan pesisir Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mulai dirasakan langsung masyarakat.
Kehadiran Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tidak hanya membantu nelayan sebagai penerima manfaat utama, tetapi turut menggerakkan ekonomi pengepul, pedagang kecil, hingga pelaku UMKM di kawasan tersebut.
Program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto itu mengubah wajah tempat pendaratan ikan yang sebelumnya sederhana menjadi kawasan ekonomi perikanan yang lebih tertata.
Sejumlah fasilitas penunjang kini tersedia, mulai dari cold storage, mesin pembekuan cepat atau Air Blast Freezer (ABF), mobil berpendingin, hingga kios-kios yang mengintegrasikan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Warna, pengusaha sekaligus pelaku usaha perikanan asli Palangpang, mengatakan kehadiran fasilitas tersebut memberikan manfaat nyata bagi nelayan.
Cold storage dan mesin ABF disebut membantu menjaga kualitas sekaligus harga ikan ketika hasil tangkapan melimpah.
“Fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih ini untuk masyarakat, alhamdulillah sudah setahun lebih dibangun dan penggunaannya sangat membantu. Salah satunya adalah cold storage, mesin pembeku itu sangat bermanfaat. Ketika ada limpahan sumber daya ikan, harganya tidak jatuh dan suhu ikan tetap terjaga,” ujar Warna, Selasa (1/9/2026).
Menurut dia, hasil tangkapan yang tidak langsung terserap pasar kini dapat disimpan di cold storage sehingga nelayan tidak terpaksa menjual ikan dengan harga rendah.
“Ikan bisa masuk ke cold storage untuk diamankan, kemudian dijual lebih layak dari harga di lapangan. Ini sangat bermanfaat bagi nelayan kami,” lanjutnya.
Baca juga : Penjualan Daring Jangkau Pasar Asia Tenggara
Warna menambahkan, keberadaan mesin ABF juga memungkinkan nelayan Ciwaru memperoleh harga yang lebih kompetitif, setara dengan sejumlah daerah sentra perikanan seperti Pelabuhan Ratu.
Sebelum adanya fasilitas tersebut, kata dia, sebagian nelayan harus membawa hasil tangkapan ke daerah lain untuk mendapatkan harga yang lebih baik.
Kini, ikan dapat dibekukan menggunakan ABF dan didistribusikan menggunakan mobil Thermoking yang menjaga kualitas ikan hingga sampai ke luar kota.
“Perbedaan sebelum dan sesudah adanya Kampung Nelayan Merah Putih ini sangat terasa, mulai dari fasilitas, kedisiplinan, dan pola masyarakat nelayan di sini. Nelayan jadi lebih aktif, lebih tertib, dan lebih memahami bagaimana memperlakukan ikan dengan baik,” jelas Warna.
“Yang paling mendasar, harga jual jadi lebih layak dan lebih bertahan, tidak jatuh ketika hasil tangkapan sedang melimpah,” sambungnya.
Manfaat KNMP juga dirasakan nelayan senior Ciwaru. Hendri, nelayan berusia 60-an tahun yang telah melaut selama lebih dari 50 tahun, mengaku kondisi kerja nelayan saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelum KNMP dibangun.
Ia bersyukur, fasilitas modern yang selama ini tidak pernah dibayangkan tersedia di kampungnya kini dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Ini sangat membantu, sekarang jauh lebih baik daripada dulu. Kami sudah bersyukur dengan program Merah Putih ini. Fasilitasnya sudah cukup lengkap, ada tempat penyimpanan, ada cold storage,” ujar Hendri.
Menurutnya, keberadaan cold storage juga membantu mengurangi risiko kerusakan ikan selama proses distribusi.
Baca juga : Abdul Fickar Hadjar: Tak Perlu, Karena Sudah Ada Kementerian Sendiri
“Kalau untuk pengiriman, ikan yang biasanya rentan rusak di jalan, sekarang bisa dibekukan dulu di cold storage. Alhamdulillah,” katanya.
Pengepul hingga Pedagang Ikut Diuntungkan
Dampak positif KNMP juga dirasakan para pengepul yang menjadi penghubung antara nelayan dan pasar.
Ibing, pengepul yang telah berpengalaman lebih dari 10 tahun di kawasan Ciwaru, mengatakan fasilitas baru membuat aktivitas pekerjaannya lebih mudah dan tertata.
“Dulu tidak seperti ini, biasa-biasa saja. Kalau sekarang sudah agak mewah, kios-kios tertata rapi, ada musala, semuanya lebih lengkap. Fasilitas seperti ini membuat pekerjaan pengepul jauh lebih mudah. Semua senang, semua bersyukur dengan adanya program ini,” ungkap Ibing.
Geliat ekonomi juga dirasakan para pedagang yang berjualan di sekitar kawasan pesisir.
Jaya, pedagang yang telah berjualan selama lebih dari 12 tahun, mengatakan aktivitas dagangnya meningkat sejak KNMP beroperasi.
“Alhamdulillah sekarang lebih cerah, kelihatan lebih bagus. Kalau siang-siang banyak yang main juga ke sini, jadi lebih ramai. Warga sekitar semuanya senang dengan adanya renovasi ini,” ujar Jaya.
Dia menyebut, sejumlah fasilitas baru turut membuat kawasan tersebut lebih nyaman bagi masyarakat.
“Fasilitasnya sudah cukup lengkap, ada musala, ada tempat penyimpanan ikan, ada kios-kios. Alhamdulillah sekarang sudah lengkap di sini,” lanjutnya.
Berharap Nelayan Palangpang Naik Kelas
Baca juga : Komisi XIII DPR Usul Bentuk Badan Khusus Tangani TPPO
Warna berharap, dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan nelayan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan.
Dia berharap terdapat penambahan mesin ABF serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia nelayan melalui pelatihan teknik penangkapan ikan yang lebih modern.
“Harapan kami ke depan, mesin ABF-nya bisa ditambah lagi. Selain itu, terus-menerus diberikan pendidikan sumber daya manusia bagi nelayan,” tutur Warna.
Dia juga berharap, nelayan Palangpang mendapat kesempatan belajar dari daerah-daerah yang telah menerapkan teknologi dan metode penangkapan ikan yang lebih modern.
"Sehingga masyarakat nelayan Palangpang bisa naik kelas dari cara tradisional menjadi lebih modern,” jelasnya.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini sudah luar biasa manfaatnya, dan kami sangat bersyukur atas kehadirannya di Ciwaru,” tutup Warna.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya