Dark/Light Mode

Ekosistem Digital Dikembangkan, Talenta Diperkuat

Aplikasi Anak Bangsa Siap Naik Kelas Ke Pasar Global

Rabu, 16 September 2026 06:55 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (tengah) di Indonesia Application Summit (IN APPS) 2026 di ICE BSD, Senin (14/9/2026). (Foto: Larasati Dyah Utami/Rakyat Merdeka/RM.id)
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (tengah) di Indonesia Application Summit (IN APPS) 2026 di ICE BSD, Senin (14/9/2026). (Foto: Larasati Dyah Utami/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Industri aplikasi Indonesia menjadi pemain di pasar domestik. Namun dengan penguatan talenta, keamanan siber, dukungan Pemerintah dan koneksi dengan investor internasional, aplikasi karya anak bangsa diharapkan mampu naik kelas dan bersaing di pasar global.

Semangat itu mengemuka dalam Indonesia Application Summit (IN-APPS) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Senin (14/9/2026). Mengusung tema ‘Application as the New Engine of Growth’, forum yang menjadi bagian dari rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 tersebut mempertemukan Pemerintah, pelaku industri, pengembang aplikasi, investor, dan talenta digital.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, IN-APPS 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi aplikasi lokal untuk memperluas pasar hingga tingkat global. Menurutnya, perkembangan aplikasi tidak sekadar menghasilkan produk digital. Ketika sebuah aplikasi tumbuh, ekosistem ekonomi turut bergerak melalui penciptaan lapangan kerja, investasi, inovasi dan peningkatan daya saing bangsa.

“Keberhasilan kita akan diukur dari semakin banyaknya aplikasi Indonesia yang mampu berkembang, bersaing dan menunjukkan kiprahnya di tingkat global,” katanya.

Riefky menegaskan, Pemerintah ingin mendorong kolaborasi antara talenta, pelaku usaha, investor dan Pemerintah agar inovasi digital tidak berhenti sebagai gagasan.

Baca juga : Tenggelamnya KM Virgo Harus Diusut Sampai Tuntas

“Ketika sebuah aplikasi berkembang, yang tumbuh bukan hanya perusahaan, tetapi juga lapangan kerja, investasi, dan daya saing bangsa,” ujarnya.

Gubernur Banten Andra Soni menyambut positif penyelenggaraan IN-APPS 2026 di wilayahnya. Menurut dia, forum tersebut membuka kesempatan bagi pelaku ekonomi digital lokal untuk terhubung dengan ekosistem yang lebih luas.

“Ini menjadi kesempatan besar bagi pelaku ekonomi digital lokal untuk terhubung dengan ekosistem yang lebih luas,” ujar Andra.

Kehadiran forum berskala nasional dan internasional di Banten, lanjut Andra, turut memperkuat posisi daerah sebagai bagian dari perkembangan ekonomi digital Indonesia.

Momentum tersebut diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Sinar Mas Land tentang dukungan pengembangan ekonomi kreatif di Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten.

Baca juga : Bupati Jember Ingin Fokus Tuntaskan Masa Jabatan

Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antara pengembangan ekonomi kreatif, teknologi, pendidikan, dan dunia usaha.

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad menyoroti pentingnya memberikan ruang lebih besar bagi generasi muda untuk berkembang di sektor digital dan kreatif.

“Generasi muda Indonesia punya potensi besar di dunia digital dan kreatif. IN-APPS 2026 menjadi ruang bagi mereka untuk berkarya, berkolaborasi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Raffi.

Pesan tersebut sejalan dengan kebutuhan industri aplikasi yang membutuhkan talenta dengan kemampuan teknologi sekaligus kreativitas. Pengembangan aplikasi tidak cukup hanya mengandalkan modal, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu membaca kebutuhan pengguna dan menciptakan solusi inovatif.

Head of Agency for Human Resources Development on Communications and Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Boni Pudjianto menegaskan pentingnya penguatan talenta.

Baca juga : BP BUMN-Danantara Minta Jangan Rugikan Konsumen

“Penguatan sumber daya manusia digital menjadi kunci keberlanjutan ekosistem aplikasi nasional. Kami berkomitmen mendukung pengembangan talenta digital agar mampu bersaing di kancah global,” ujarnya. ASI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Rabu, 16 September 2026 dengan judul "Ekosistem Digital Dikembangkan, Talenta Diperkuat Aplikasi Anak Bangsa Siap Naik Kelas Ke Pasar Global"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.