Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Stafsus Menag Apresiasi Program Gentengisasi, Dukung Ruang Keagamaan Inklusif
Sabtu, 3 Oktober 2026 06:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Program Gentengisasi yang digagas Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dinilai tidak hanya berdampak pada kelayakan hunian, tetapi juga dapat mendukung tersedianya ruang keagamaan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Bidang Kerukunan dan Layanan Keagamaan, Pengawasan dan Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, saat menghadiri rangkaian Program Gentengisasi di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).
Kehadiran Gugun merupakan undangan dari Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara. Gugun mengapresiasi Program Gentengisasi yang menurutnya dapat menghadirkan tempat yang lebih layak bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung layanan keagamaan.
Baca juga : Ara Harap BRAN Segera Beri Kepastian Lahan Program 3 Juta Rumah
Menurut dia, kebutuhan masyarakat tidak hanya sebatas tempat tinggal yang layak. Ruang keagamaan juga perlu mendapat perhatian sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk beribadah sekaligus membangun kehidupan sosial.
“Kalau kita berbicara tentang kehidupan masyarakat yang layak, tentu ruang keagamaan juga menjadi bagian penting. Masjid, gereja, majelis taklim, madrasah, dan berbagai fasilitas keagamaan lainnya perlu menjadi ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk beribadah, belajar, bertemu, dan membangun kebersamaan,” ujar Gugun.
Ia menilai, fasilitas keagamaan tidak semata-mata dilihat dari kondisi fisik bangunannya.
Baca juga : Stafsus Menag Hadiri HUT ke-47 PGPI, Apresiasi Peran Gereja Merawat Kerukunan
Keberadaan ruang keagamaan yang baik juga dapat mendukung pelayanan kepada umat, pendidikan keagamaan, pembinaan masyarakat, serta memperkuat kerukunan.
“Ruang keagamaan pada akhirnya bukan hanya tempat untuk menjalankan ibadah. Tetapi juga bisa menjadi ruang belajar, ruang perjumpaan, ruang dialog, dan ruang untuk merawat kerukunan di tengah masyarakat yang beragam,” katanya.
Gugun mengatakan, hal tersebut sejalan dengan peran Kementerian Agama dalam memberikan layanan keagamaan sekaligus menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama.
Baca juga : Ara Laporkan Progres Perumahan ke Prabowo, Bedah Rumah Capai 53,7 Persen
Ia berharap, semangat pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dapat terus diperluas.
Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan dalam bentuk fisik, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya