Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri PU Instruksikan Penanganan Banjir Padang & 14 Titik Longsor Tapan-Jambi
Selasa, 13 Oktober 2026 18:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan penanganan menyeluruh banjir bandang di Kota Padang, Sumatera Barat, dan 14 titik longsor di ruas jalan nasional Tapan-Batas Jambi, Kabupaten Pesisir Selatan.
Langkah ini dilakukan untuk melindungi masyarakat, memulihkan konektivitas antarwilayah, dan mengurangi risiko bencana susulan.
Dody meminta jajaran Kementerian PU mempercepat penanganan di lapangan. Ketersediaan alat berat dan personel juga harus dipastikan agar pemulihan infrastruktur berjalan optimal.
Baca juga : Menteri PU Percepat Penanganan 8 Titik Longsor Di Ruas Tapan-Jambi
“Saya minta penanganan banjir bandang di Kota Padang tidak dilakukan sepotong-sepotong. Kita segera normalisasi muara dan alur sungainya, selesaikan peninggian tanggulnya, dan siapkan pekerjaan sabo dam di hulu Sungai Batang Air Dingin dan Batang Kuranji,” kata Dody dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).
Untuk menangani banjir bandang di Kota Padang, Kementerian PU memprioritaskan normalisasi muara dan alur sungai serta peninggian tanggul. Pekerjaan tersebut bertujuan memulihkan kapasitas aliran sungai dan memperkuat perlindungan kawasan sekitar dari ancaman banjir.
Penanganan juga direncanakan di bagian hulu melalui pembangunan sabo dam di Sungai Batang Air Dingin dan Batang Kuranji. Infrastruktur ini berfungsi menahan dan mengendalikan material yang terbawa aliran dari hulu, sehingga risiko dampak banjir di wilayah hilir dapat dikurangi.
Baca juga : Menteri PU Kerahkan Pompa Dan Ekskavator Tangani Banjir Di Padang
Sementara itu, akses jalan nasional Tapan-Batas Jambi di Kabupaten Pesisir Selatan telah kembali fungsional setelah sebelumnya terganggu akibat longsor. Meski demikian, 14 titik longsor masih memerlukan penanganan dan pengamanan lebih lanjut.
“Untuk Tapan-Batas Jambi, akses sudah kembali fungsional, tetapi 14 titik longsor tetap harus ditangani dan diamankan. Pekerjaan darurat harus segera menyambung ke penanganan permanen,” tegas Dody.
Kementerian PU memastikan penanganan di ruas tersebut tidak berhenti pada pembukaan akses jalan. Pekerjaan akan dilanjutkan dengan penanganan permanen di titik-titik rawan untuk menjaga konektivitas masyarakat dan mengurangi risiko longsor kembali mengganggu lalu lintas.
Baca juga : Menteri PU Siapkan Renovasi Gereja Dan Fasilitas Air Bersih Di Wanam
Seluruh pekerjaan dikoordinasikan oleh balai teknis Kementerian PU bersama pemerintah daerah dan unsur terkait di lapangan. Penanganan ini diharapkan mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya