Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kecelakaan Kapal Berulang, Komisi V DPR Tagih Janji Evaluasi Menyeluruh
- Bidik Ekspor CPO 25 Persen, PTPN IV PalmCo-Kemendag Siap Tembus Pasar Global
- Pascainsiden KMP Batumandi, ASDP Pastikan Layanan Express 1 Kembali Normal
- Pertamina Patra Niaga Raih ESG NOW Awards 2026 Berkat Inovasi SAGARI
- BI Tahan Suku Bunga 5,75%, Deposit Facility Naik Jadi 5%
Dibuka Menkomdigi Di Bali
ICANN87 Bahas Keamanan & Masa Depan Internet Global
Rabu, 21 Oktober 2026 07:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membuka pertemuan umum tahunan Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN87) di Bali, Senin (19/10/2026). Forum yang berlangsung pada 17–22 Oktober 2026 ini membahas keamanan internet, pengembangan Sistem Nama Domain (DNS) dan tata kelola internet global.
ICANN87 mempertemukan perwakilan Pemerintah, pelaku industri, pakar teknis dan organisasi masyarakat sipil dari berbagai negara. Pertemuan ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia.
Kegiatan tersebut digelar bersama Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI). Penyelenggaraannya didukung Kementerian Komunikasi dan Digital serta Pemerintah Provinsi Bali.
Dalam sambutannya, Meutya menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik di tengah pertumbuhan internet. Menurutnya, perluasan konektivitas harus diiringi perlindungan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman di ruang digital.
“Memasuki dekade berikutnya, tanggung jawab kita bukan sekadar mengakomodasi pertumbuhan internet, tetapi juga menjaga kepercayaan. Konektivitas membuka ruang partisipasi, pertumbuhan menciptakan peluang, dan perlindungan membangun kepercayaan,” ujar Meutya.
Baca juga : Rakyat Mudah Daftar Bansos, Kini Penerima Tepat Sasaran
Dia menegaskan, Indonesia ingin memastikan masyarakat dapat berpartisipasi dalam ekosistem digital yang aman dan inklusif.
“Tujuan kita bukan hanya menghadirkan lebih banyak masyarakat ke dunia digital, tetapi juga memastikan mereka dapat berpartisipasi dalam lingkungan digital yang mudah diakses, aman, dan relevan dengan kebutuhan mereka,” ucapnya.
Ketua PANDI Isnawan Aslam mengatakan, penyelenggaraan ICANN87 menjadi tonggak penting bagi Indonesia. Forum ini sekaligus mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendukung komunitas internet global.
Menurut Isnawan, pengelolaan domain .id bukan sekadar urusan teknis. Domain tersebut juga menjadi bagian dari identitas digital bangsa yang harus dijaga keamanannya.
“Menjadi tuan rumah ICANN87 merupakan tonggak penting bagi Indonesia. Bagi kami, mengelola domain .id bukan sekadar tanggung jawab teknis, tetapi juga komitmen untuk menjaga identitas digital bangsa,” kata Isnawan.
Baca juga : Pers Tetap Sehat di Tengah Gempuran Badai Informasi
Menurutnya, kepercayaan publik dibangun melalui kinerja yang konsisten dan tata kelola yang bertanggung jawab. PANDI berkomitmen menjaga domain .id agar tetap aman, stabil, dan tepercaya di tengah perkembangan internet.
Ketua Dewan Direksi ICANN Tripti Sinha menyoroti pentingnya tata kelola internet multipemangku kepentingan (multistakeholder). Model ini melibatkan berbagai pihak dalam pengambilan keputusan untuk menjaga keberlangsungan internet.
Tripti juga menyinggung sepuluh tahun transisi pengawasan fungsi Internet Assigned Numbers Authority (IANA). Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa model tata kelola ini mampu bertahan di tengah perubahan teknologi dan dinamika geopolitik.
“Kami terus membangun kepercayaan melalui tata kelola yang transparan, pengambilan keputusan yang tepat, serta pelaksanaan kebijakan yang efektif,” ujar Tripti.
Presiden dan CEO ICANN Kurtis Lindqvist menekankan perlunya keterkaitan antara strategi, penentuan prioritas, penganggaran, dan pelaksanaan program. Hal ini penting untuk memastikan organisasi bekerja secara efektif dan transparan.
Baca juga : Peluang Usaha Mulai Terbuka, Belajar dan Berobat Makin Mudah
“Kita perlu memperkuat keterkaitan antara strategi, penentuan prioritas, penganggaran, dan implementasi. Komunitas ICANN mengembangkan berbagai solusi, sementara organisasi harus menerjemahkannya menjadi tindakan nyata yang efektif,” kata Kurtis.
Dalam rangkaian pembukaan, ICANN menganugerahkan Dr. Tarek Kamel Award for Capacity Building 2026 kepada Hartmut Glaser. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya dalam pengembangan kapasitas tata kelola internet di tingkat lokal, regional, dan global. JAR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Rabu, 21 Oktober 2026 dengan judul "Dibuka Menkomdigi Di Bali ICANN87 Bahas Keamanan & Masa Depan Internet Global"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya