Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bangun Ruang Kelas Hingga Jembatan, Pemerintah Permudah Anak Desa Bersekolah
Selasa, 27 Oktober 2026 21:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memperluas akses pendidikan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan peran guru, digitalisasi pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur yang memudahkan anak-anak menjangkau sekolah. Langkah ini menyasar masyarakat di berbagai wilayah, termasuk desa terpencil yang menghadapi kendala geografis.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan mengatakan, pembangunan pendidikan membutuhkan dukungan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata. Upaya tersebut tidak cukup hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga harus disertai penyediaan infrastruktur pendukung.
“Pemerintah sudah bekerja keras, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tetapi berbagai upaya tersebut belum terkomunikasikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Syahganda saat mengunjungi Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Selasa (27/10/2026).
Menurutnya, berbagai program pendidikan perlu dipahami secara utuh oleh masyarakat. Keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran dan ketersediaan tenaga pendidik, tetapi juga kemampuan pemerintah mengatasi hambatan yang membuat anak-anak kesulitan mengakses sekolah.
Baca juga : Hari Santri 2026, Syahganda Ungkap Peran Besar Pesantren di Era Prabowo
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas akses pembelajaran hingga ke desa-desa. Program digitalisasi pendidikan dan penguatan peran guru menjadi bagian dari upaya meningkatkan jangkauan layanan pendidikan.
Namun, Syahganda menilai, pemerataan pendidikan juga membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai, terutama di daerah dengan kondisi geografis sulit. Anak-anak yang tinggal di wilayah terpencil masih dapat menghadapi hambatan perjalanan menuju sekolah akibat keterbatasan akses jalan dan jembatan.
“Sebagai contoh, pembangunan jembatan-jembatan yang menghubungkan desa-desa terpencil yang sebelumnya terpisah oleh sungai. Dengan adanya jembatan tersebut, masyarakat, khususnya anak-anak, kini dapat bersekolah dengan lebih mudah,” katanya.
Menurut Syahganda, pembangunan jembatan yang menghubungkan wilayah terpencil merupakan salah satu bentuk dukungan infrastruktur terhadap pemerataan pendidikan. Akses yang lebih mudah diharapkan membantu anak-anak menjangkau sekolah tanpa terkendala kondisi geografis seperti sebelumnya.
Baca juga : Capaian 2 Tahun Prabowo: Ekonomi Tumbuh, Gaji Buruh Naik
Ia menambahkan, upaya memperluas akses pendidikan membutuhkan kolaborasi lintas kementerian. Kementerian yang menangani sektor pendidikan berperan memperkuat sistem pembelajaran dan kualitas guru, sementara pembangunan infrastruktur membantu mengatasi hambatan fisik yang dihadapi masyarakat.
Dengan demikian, peningkatan mutu pendidikan perlu berjalan beriringan dengan penyediaan sarana dan prasarana pendukung. Kolaborasi tersebut diharapkan membuat layanan pendidikan semakin mudah dijangkau oleh anak-anak di berbagai daerah.
Perhatian terhadap Kesejahteraan Guru
Selain akses sekolah, Syahganda menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru. Menurutnya, dukungan berupa tunjangan dan berbagai bantuan merupakan bagian penting dalam memperkuat sektor pendidikan.
Baca juga : Mendikdasmen: Pendidikan Kunci Bangun Bangsa dan Siapkan Generasi Emas
"Perhatian pemerintah terhadap nasib guru selama ini begitu luar biasa, baik melalui pemberian tunjangan maupun berbagai bantuan lainnya. Perhatian tersebut diberikan kepada guru yang sudah tercatat sebagai aparatur sipil negara (ASN) maupun yang belum tercatat sebagai ASN," tegas Syahganda.
Ia menilai, guru memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan membantu peserta didik mengembangkan kemampuan mereka. Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik perlu berjalan bersama dengan upaya peningkatan mutu pendidikan.
Syahganda meyakini pendidikan bermutu menjadi salah satu jalan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup. Akses pendidikan yang lebih baik diharapkan memberikan setiap anak kesempatan mengembangkan potensi dan memperbaiki masa depan, tanpa terhalang kondisi ekonomi maupun tempat tinggal.
Melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan peran guru, digitalisasi pendidikan, serta pembangunan infrastruktur pendukung, pemerintah berupaya memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya