Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bertemu Bapak EV Asia Asal Magelang
Gibran Dorong Riset Dan Inovasi Kendaraan Listrik
Jumat, 30 Oktober 2026 07:00 WIB
Sebelumnya
Kerja sama tersebut dinilai dapat memperluas pertukaran pengetahuan, memperkuat riset, serta membuka ruang bagi generasi muda Indonesia untuk melahirkan inovasi.
Menurutnya, dukungan dan insentif yang tepat dibutuhkan untuk memacu anak muda mengembangkan gagasan menjadi terobosan teknologi.
“Untuk mendorong inovasi di kalangan generasi muda Indonesia, perlu ada insentif yang dapat memacu mereka untuk berinovasi,” tutur Chan.
Dia juga mengingatkan agar Indonesia tidak hanya mengandalkan pembelian teknologi dari negara lain.
Baca juga : Sekolah Rakyat Siapkan Masa Depan Anak-anak
Chan menilai, teknologi yang tersedia untuk dibeli belum tentu merupakan teknologi terbaik. Karena itu, Indonesia perlu membangun kemampuan riset dan pengembangan secara mandiri.
“Kita tidak bisa berharap negara lain memberikan teknologi terbaiknya. Mereka bisa menjual teknologi kepada kita, tetapi teknologi yang dijual itu belum tentu merupakan teknologi kelas satu. Yang bisa kita beli mungkin teknologi kelas dua atau tiga,” jelas Chan.
Dia menegaskan, penguasaan teknologi unggulan harus dibangun melalui riset dan inovasi di dalam negeri, dengan melibatkan generasi muda sebagai penggerak utama.
“Teknologi kelas satu harus kita bangun sendiri. Karena itu, dorong generasi muda untuk berinovasi. Teknologi tidak bisa sekadar dibeli,” sambungnya.
Baca juga : Gerindra Ajak Generasi Muda Jadi Pemilih Cerdas
Dalam kesempatan yang sama, General Manager International Academicians Science and Technology Innovation Centre (IASTIC) Indonesia Adrianto Gani menyampaikan inisiatif untuk mendorong peralihan sepeda motor berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik.
Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM).
Selain elektrifikasi kendaraan, pemanfaatan energi alternatif, termasuk energi surya, juga menjadi perhatian dalam mendorong sistem transportasi yang lebih berkelanjutan.
“Kita akan mengurangi ketergantungan terhadap BBM sebagai bahan bakar sepeda motor dan menggantinya dengan energi baru, seperti energi matahari,” ucap Adrianto.
Baca juga : Pertemuan 4 Pimpinan Parpol Sepakat Dukung Pembangunan
Pertemuan tersebut menegaskan bahwa pengembangan kendaraan listrik nasional membutuhkan sinergi pemerintah, perguruan tinggi, peneliti dan industri. Penguatan riset, peningkatan kompetensi SDM, serta insentif yang tepat menjadi faktor penting untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus membangun kemandirian teknologi Indonesia. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Jumat, 30 Oktober 2026 dengan judul "Bertemu Bapak EV Asia Asal Magelang Gibran Dorong Riset Dan Inovasi Kendaraan Listrik"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya