Dark/Light Mode

Kakorlantas Siapkan Strategi Pengamanan Nataru, Antisipasi Lonjakan Kendaraan

Senin, 2 November 2026 21:19 WIB
Foto: Korlantas Polri.
Foto: Korlantas Polri.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kakorlantas Polri Brigjen Aries Syahbudin memperkuat kesiapan personel dan strategi pengamanan lalu lintas menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Sinergi lintas sektor, keselamatan transportasi, serta kesiapan infrastruktur menjadi perhatian utama untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Hal tersebut disampaikan Aries saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Senin (2/11/2026).

Aries menegaskan, pengamanan Nataru melalui Operasi Lilin merupakan operasi terpusat yang tidak hanya berfokus pada lalu lintas.

Operasi tersebut juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif dengan melibatkan berbagai pihak.

Baca juga : Korlantas Polri Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Lalu Lintas

“Operasi Lilin itu operasi terpusat, bukan hanya operasi di bidang lalu lintas. Jadi, itu yang mengedepankan kegiatan preemtif maupun preventif, dan bisa menjawab semua yang disampaikan pada saat rakor,” ujar Aries.

Lebih lanjut, Aries mendorong agar Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan lalu lintas dan angkutan selama periode Nataru segera diselesaikan.

Menurutnya, kepastian aturan diperlukan agar seluruh pihak, termasuk perusahaan transportasi dan logistik, dapat menyesuaikan jadwal operasional sejak dini.

Dengan demikian, potensi gesekan akibat penerapan pembatasan angkutan barang dapat diminimalkan.

Ia mencontohkan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang sumbu tiga yang membutuhkan sosialisasi serta kepastian waktu pemberlakuan.

Baca juga : Korlantas Polri Perkuat Pelayanan Publik dalam Operasi Patuh 2026

Selain regulasi, Kakorlantas juga menyoroti pentingnya simulasi pada sejumlah infrastruktur dan jalur transportasi yang akan mendukung kelancaran Nataru 2026/2027.

Beberapa di antaranya meliputi Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan, ruas Yogyakarta-Solo, serta jalur penyeberangan Ciwandan-Bandar Bakau Jaya (BBJ).

Menurut Aries, pelaksanaan pengamanan Nataru sekaligus menjadi kesempatan untuk menguji kesiapan berbagai skenario pengaturan lalu lintas dan pelayanan masyarakat sebelum menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2027.

Pasalnya, volume kendaraan pada periode Lebaran diperkirakan meningkat jauh lebih besar dibandingkan dengan libur Natal dan Tahun Baru.

“Karena nanti ujian sebenarnya kita adalah dua bulan berikutnya kita akan menghadapi Lebaran yang akan terjadi peningkatan yang berkali-kali lipat dibandingkan pelaksanaan Nataru itu sendiri,” tandasnya.

Baca juga : Korlantas Polri Jemput Bola Layanan SIM ke Desa, Sekolah, Kampus, & Pesantren

Melalui rapat koordinasi tersebut, Aries menegaskan komitmen Korlantas Polri untuk memperkuat kesiapan personel dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Upaya ini dilakukan guna mewujudkan perjalanan yang aman, tertib, lancar, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama periode Nataru.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.