Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Pemerintah Sudah Siapkan Skema Subsidi Pulsa Internet
Rabu, 5 Agustus 2020 22:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah sudah menyiapkan skema subsidi untuk pulsa internet bagi siswa yang tidak mampu.
Hal itu dikatakan Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin dalam rapat konsultasi bersama Pimpinan DPD yang berlangsung secara virtual di Jakarta, Rabu (5/08).
“Skema subsidi untuk pulsa internet sudah diputuskan. Tinggal teknis pelaksanaan saja," ujarnya.
Baca juga : Pemerintah Percepat Pengembangan Sapi Bali Dengan Metode Triple Helix
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim telah membolehkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) digunakan untuk membantu subsidi pulsa internet siswa kurang mampu tersebut.
Selain itu, lanjut Maruf, pemerintah juga sudah menyiapkan anggaran dana sekitar Rp 30 triliun untuk percepatan pembangunan infrastruktur transmisi TIK di Indonesia.
Dalam rapat tersebut, Wapres juga membahas masalah jaminan produk halal, pemekaran daerah, ketahanan pangan, dan ketahanan sektor kesehatan.
Baca juga : TransJakarta Siapkan 155 Armada Di 10 Koridor Kawasan Ganjil Genap
Sementara, Wakil Ketua DPD, Sultan Bakhtiar Najamuddin melaporkan kepada Wapres tentang beberapa kinerja menteri kabinet terutama yang mendapat sorotan dari kalangan dunia usaha.
Bagi Sultan, hal itu penting mendapat perhatian, agar tidak menjadi beban Presiden dan Wakil Presiden dalam menjalankan roda pemerintahan di tengah situasi yang serba sulit seperti sekarang ini.
“Salah satunya, kementerian perdagangan. Khususnya terkait izin ekspor dan impor yang dinilai lambat dan sulit. Kami punya contoh kasus, kebetulan yang telah kami kunjungi dan terima langsung aspirasinya,” kata Sultan.
Baca juga : Perintah Menteri Desa, Kades Wajib Hilangkan Kemiskinan dan Kelaparan
Rapat konsultasi itu dihadiri tiga pimpinan DPD, yakni Ketua DPD, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Wakil Ketua DPD, Nono Sampono. Pimpinan DPD juga menyoroti sejumlah hal yang masih menjadi perhatian masyarakat, misalnya terhadap akses pendidikan yang berkualitas dan persoalan infrastruktur TIK yang belum merata.[QAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya