Dark/Light Mode

Naik Lagi, Pasien Covid Di Wisma Atlet Kembali Tembus 2.000 Orang

Minggu, 30 Mei 2021 14:33 WIB
Wisma Atlet. (Foto: setkab.go.id)
Wisma Atlet. (Foto: setkab.go.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasca libur Lebaran Idul Fitri, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, terus bertambah. Pasien yang dirawat hari ini, kembali menembus 2.000 orang.

Saat ini, jumlah orang yang masih mendapat perawatan mencapai 2.013 orang atau bertambah 88 orang dari hari sebelumnya.

"Pasien rawat inap terdiri dari 984 Pria, 1.029 wanita. Semula 1.925 orang, bertambah 88 orang," ungkap Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, Kolonel Marinir Aris Mudian dalam siaran pers, Minggu (30/5).

Berita Terkait : Kasus Covid-19 Di Bantul Bertambah 100 Orang

Dengan penambahan itu, tingkat hunian di RSD Wisma Atlet Kemayoran saat ini menjadi sebesar 33,5 persen, dari total kapasitas 5.994 tempat tidur.

Aris mengungkapkan, total pasien yang sudah terdaftar di Tower 4, 5, 6, dan 7 Wisma Atlet sudah mencapai 85.628 orang. Dari total tersebut, 83.615 orang di antaranya sudah keluar. Ada yang sembuh, dirujuk ke rumah sakit lain, atau meninggal dunia.

"Tercatat total 875 orang dirujuk ke rumah sakit lain, yang sembuh 82.652 orang, dan meninggal 88 orang," rincinya.

Berita Terkait : Ngeri, Total Kasus Kematian Akibat Covid Di Karawang Tembus 642

Sedangkan untuk Tower 8, 9, dan 10 di Wisma Atlet Pademangan yang merawat Warga Negara Indonesia (WNI) repatriasi atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) mencatat penambahan sebanyak 402 orang pada hari ini. Dari semula 3.923 orang pada Sabtu (29/5), menjadi 4.325 orang. Rinciannya, 1.906 laki-laki dan 2.419 perempuan.

Sementara pasien Covid-19 dari repatriasi yang terdapat di sejumlah hotel di Jakarta jumlahnya juga kembali bertambah mencapai 3.625 orang.

Total, sejak pandemi Covid-19, WNI repatriasi dan PMI sebanyak 278.391 orang, baik yang dirawat di RSD Wisma Atlet Pademangan maupun hotel atau penginapan di wilayah Jakarta.

Berita Terkait : Kasus Melonjak, Rusunawa Kudus Mulai Ditempati Pasien Covid-19

Sementara itu, di rumah sakit darurat Covid-19 lainnya seperti di RSKI Pulau Galang, kini hanya merawat 90 orang pasien. Pasien yang ada di RSKI Pulau Galang seluruhnya terkonfirmasi positif dan tidak ada berstatus pasien suspek. Jumlah pasien secara keseluruhan berkurang 6 orang dari semula 96 orang.

Sejak beroperasi 12 April 2020, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 13.788 orang, 13.698 orang di antaranya telah pulang karena sembuh 6.359 orang, dirujuk ke RS lain 42 orang, pasien suspek yang selesai perawatan 7.297 orang, dan yang meninggal dunia nihil. [OKT]