Dark/Light Mode

Dadan Hindayana Dicopot, Nanik Deyang Jadi Kepala BGN

Rabu, 3 Juni 2026 07:40 WIB
Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. (Foto: Dok. BGN)
Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. (Foto: Dok. BGN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Dadan Hindayana dicopot sebagai Kepala BGN dan posisinya digantikan Nanik S Deyang

Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/ 2026). Pras, sapaan Prasetyo, menjelaskan, keberadaan BGN sangat strategis dalam mendukung di bidang peningkatan kualitas gizi masyarakat. 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menyampaikan keterangan terkait pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). (Foto: Dok. Bakom RI)

Tugas itu, sambung dia, menuntut komitmen yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, waktu, dan sesuai prinsip akuntabilitas. 

Dalam menjalankan tugas harian, kata Prasetyo, Presiden selalu melakukan monitoring dan melakukan evaluasi terhadap seluruh kinerja kabinet. “Termasuk kinerja Badan Gizi Nasional,” jelas Pras. 

Baca juga : Kejagung Ajukan Banding, Minta Ibam Ditahan Di Rutan

Terkait evaluasi tersebut, lanjut Pras, Presiden mengambil keputusan untuk merombak jajaran di pucuk pimpinan BGN. Dadan Hidayana resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala BGN. 

“Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ungkap Pras.

Selain mencopot Dadan, Presiden Prabowo juga memberhentikan dua Wakil Kepala BGN, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. 

Pemerintah menyampaikan apresiasi atas kontribusi ketiganya dalam membangun fondasi kelembagaan BGN sejak awal berdiri hingga menjalankan program peningkatan gizi nasional. “Disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi selama ini dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo. 

Baca juga : Soal Hak Angket Gubernur Kaltim, Beringin Waspadai Politik Pecah Belah

Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, sementara posisi wakil kepala diisi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. 

Prasetyo meminta pimpinan baru segera melakukan konsolidasi internal sekaligus memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. “Dan memastikan seluruh program BGN berjalan sebaik-baiknya,” ujarnya. 

Diketahui, Nanik S Deyang merupakan sosok yang dikenal memiliki latar belakang panjang di dunia jurnalistik sebelum berkiprah di pemerintahan. Perempuan kelahiran Madiun, Jawa Timur, 3 Januari 1968 itu memiliki pengalaman panjang dalam kariernya sebagai wartawan. 

Di dunia politik, Nanik dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden Prabowo. Berbagai jabatan pernah dipegangnya dalam pemerintahan Presiden Prabowo. Dimulai dari Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) periode 2024-2029. Lalu, pada Juni 2025, ia ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). 

Baca juga : Golkar: Diplomasi Presiden Perkuat Kepentingan Nasional

Pada 17 September 2025, Presiden Prabowo mengangkatnya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional sekaligus memberhentikannya dari jabatan Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.