Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Kamis (18/7/2024), pukul 10.00 Waktu Indonesia Barat, jemaah haji Indonesia yang wafat berjumlah 448 orang. Kementerian Agama (Kemenag) berharap, jumlah ini tidak bertambah lagi.
Untuk operasional pemulangan jemaah haji ke Tanah Air, masih berlangsung. Pemulangan jemaah haji terakhir diagendakan pada 22 Juli 2024.
Baca juga : Update Haji: 188.458 Jemaah dari 481 Kloter Sudah Pulang ke Indonesia
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali mengimbau jemaah haji Indonesia yang akan pulang ke Tanah Air untuk tetap menjaga kesehatan dengan makan tepat waktu.
"Tetap menjaga hidrasi tubuh dengan minum yang cukup. Bagi jemaah sakit agar minum obat teratur sesuai anjuran dokter," ucap Anggota Media Center Kemenag Widi Dwinanda, saat membacakan keterangan resmi Kemenag, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (18/7/2024).
Baca juga : Update Haji: 137.342 Jemaah dari 350 Kloter Sudah Pulang ke Tanah Air
Dalam pemulangan hari ini, jemaah yang di-tanazul-kan (mutasi) dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah berjumlah 64 orang. Sedangkan jemaah yang dilakukan evakuasi berjumlah 8 orang.
Widi menerangkan, tanazul adalah pengajuan pulang lebih cepat atau pengunduran waktu pulang jemaah haji dari jadwal yang seharusnya," katanya.
Baca juga : Update Haji: 151.518 Jemaah dari 386 Kloter Sudah Pulang ke Indonesia
"Tanazul diprioritaskan bagi jemaah haji sakit yang harus segera dipulangkan ke Tanah Air untuk mendapatkan penanganan medis lebih intensif," imbuh Widi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya