Dark/Light Mode

Menag Imbau Umat Muslim Indonesia Tak Nekat Berhaji Tanpa Visa Resmi

Selasa, 29 April 2025 22:59 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: MCH 2025)
Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: MCH 2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta umat Muslim Indonesia tak nekat ke Arab Saudi untuk berhaji tanpa visa haji resmi. Dia mengingatkan, saat ini Arab Saudi menerapkan pengamanan super ketat untuk mencegah jemaah haji ilegal.

"Kepada calon jemaah haji yang nonreguler, tidak formal, lebih baik berpikir, karena Saudi Arabia tahun ini super ketat. Jadi keluar dari hotel tanpa ada visa haji, itu pun nggak boleh masuk di (Masjidil) Haram sekarang," ujar Menag, usai memberi arahan ke petugas haji, di Makkah, Arab Saudi, Selasa (29/4/2025).

Menag mengungkapkan, masuk Tanah Haram tanpa ada visa haji sudah tidak diperbolehkan. Pemerintah Saudi juga sudah menghentikan sementara izin umrah.

Baca juga : Pernah 4 Kali Menang Lawan AS, Indonesia Diminta Tak Minder Hadapi Tarif Trump

Bagi jemaah haji tanpa visa yang nekat, akan langsung dihadang petugas. "Turun dari bus saja, dijemput. Kalau nggak ada visa hajinya, disuruh kembali," lanjut Menag.

Imam Besar Masjid Istiqlal ini menambahkan, kondisi Masjidil Haram saat ini mulai kosong. Ini menandakan sudah tidak ada orang umrah lagi untuk saat ini. 

"Orang semuanya bisa mencium Ka'bah kan. Kenapa nggak ada orang umrah lagi? Ya, jadi sudah tidak ada umrah masuk di ini. Semua yang bisa masuk itu adalah visa haji," terangnya.

Baca juga : Saudi Minta Indonesia Berperan Aktif Cegah Keberangkatan Haji Ilegal

Untuk itu, Menag meminta masyarakat tidak tergiur janji manis pihak yang mengaku bisa memberangkatkan haji tanpa visa resmi. Sebab, bagi Muslim Indonesia yang nekat melakukan hal tersebut, justru akan terlunta-lunta.

"Dioper ke sana kemari, pesawat mau pulang itu pun juga nggak ada lagi. Kemudian hotel sudah penuh semuanya. Akhirnya telantar di sini," wanti-wantinya.

Menag mengatakan, pengamanan tahun lalu beda dengan tahun ini. Pengamanan di Arab Saudi sangat-sangat super ketat. "Jadi lebih baik menghindari, kemudaratan yang bisa terjadi," ujarnya.

Baca juga : Jaga Lingkungan, FL Technics Indonesia Gelar Aksi Bersih Pantai Di Bali

Menag menasehati jangan sampai niat ibadah malah membuat dosa. Menurutnya, ibadah haji adalah panggilan Allah SWT dan harus dikerjakan dengan hati.

"Sesungguh hatilah melakukan ibadah ini dengan baik. Belum tentu bisa haji lagi akan datang, karena harus menunggu 48 tahun," ucapnya.

Pengamanan di wilayah Masjidil Haram sudah cukup ketat pada Selasa (29/4/2025) dini hari waktu setempat. Saat para petugas haji Indonesia ingin masuk area Masjidil Haram, ada beberapa petugas keamanan Arab Saudi berjaga di sekitar akses masuk. Dari lokasi turun bus di sekitar Masjidil Haram, petugas haji Indonesia harus menunjukkan visa haji sebanyak tiga kali kepada petugas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.