Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Saudi Minta Indonesia Berperan Aktif Cegah Keberangkatan Haji Ilegal
Senin, 28 April 2025 13:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Arab Saudi meminta Indonesia ikut aktif mencegah keberangkatan jemaah haji ilegal. Permintaan itu disampaikan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi ke Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Hilman Latief.
"Saya dikontak oleh Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, melalui pesan yang langsung secara pribadi, bahwa Pemerintah Indonesia diminta ikut berpartisipasi, menyampaikan awareness atau kesadaran terkait dengan larangan penggunaan visa selain visa haji," ujar Hilman, usai melepas keberangkatan petugas haji 2025, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (28/04/25).
Baca juga : Gelar Pameran Refleksikan Hubungan RI-Saudi
Selain itu, kata Hilman, Pemerintah Saudi juga mewanti-wanti perihal banyak orang menjadi korban penipuan. Kata dia, orang tertipu karena terlena bujuk rayu untuk bisa mudah berangangkat ke Tanah Suci.
"Ada banyak orang yang tidak tahu, dijanjikan berangkat ke sana, visanya sudah dikeluarkan padahal bukan visa haji," tambah Hilman.
Baca juga : DPP KNPI-NAMYO-NYC Indonesia Bakar Semangat Santri Go Global
Untuk itu, Hilman mengimbau agar kejadian seperti itu tidak menimpa masyarakat Indonesia. Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menerangkan, Kerajaan Saudi begitu disiplin dan ketat dalam menerapkan regulasinya.
"Karena itu, untuk menunjukkan compliance, tingkat kepatuhan kita terhadap regulasi di Tanah Air dan di Tanah Suci, kita harapkan sudah tidak ada lagi visa selain visa haji," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya