Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Target BMH: Salurkan 16.500 Hewan Kurban ke 1 Juta Orang di 9 Negara
Sabtu, 24 Mei 2025 13:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Baitul Maal Hidayatullah (BMH) mengumumkan target menyalurkan 16.500 hewan kurban kepada 1 juta orang di 38 provinsi di Indonesia dan 9 negara, termasuk Palestina. Target penerimanya adalah anak yatim, santri, masyarakat binaan dai-dai, masyarakat yang terdapat bencana dan krisis kemanusiaan.
Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers kurban dengan tema "Bahagia dengan Berkurban", di Bangi Kopi Pasar Minggu, Jakarta Selatan Kamis (22/5/2025). Hadir di acara ini Dirut BMH Supendi, Direktur Program dan Pemberdayaan BMH Syamsuddin, dan dai nasional Ustaz Erick Yusuf.
Supendi menjelaskan, tujuan konferensi pers ini adalah untuk sosialisasi dan menyebarkan program kurban BMH hingga ke pelosok negeri. Tema kebahagiaan berkurban bukan hanya dirasakan penerima manfaat, tetapi juga yang berkurban. Hal ini dikarenakan tubuh merespons hormon yang membangkitkan rasa bahagia. Buktinya, banyak orang yang kecanduan berbagi karena bisa menimbulkan ketenangan kebahagiaan bagi pelakunya
"Semua target ini adalah tekad kami, yakni menyampaikan amanah dari para pemberi kurban kepada yang berhak menerimanya serta memberikan sisi kemanfaatan yang lebih maksimal," ujarnya.
Baca juga : Alumni Akabri 91 Salurkan Alat Pemadam Karhutla Ke Polda Kalteng
Ustaz Erick Yusuf hadir memberi tausiah. Dia bercerita perihal esensi kurban, yaitu adalah sebuah kekuatan perubahan yang powerfull yang harus diresapi betul-betul akan maknanya.
"Jika sudah berkurban, ada spirit yang harus dilakukan seperti layaknya manusia yang hijrah untuk masuk ke dalam kebaikan dan menanggalkan keburukan," imbuhnya.
Program Kurban BMH
Selanjutnya, dilakukan pemaparan program BMH 2025 oleh Syamsuddin. Dia mengawali dengan membahas tema bahagia berkurban. Kata dia, tema ini merupakan lanjutan dari kegiatan kebaikan selama 23 tahun ini.
Dia juga bercerita tentang Idul Adha dan kurban di daerah yang lebih semarak dari Idul Fitri. Semua itu karena ada kegiatan pemberian dan penerimaan daging hewan kurban, sehingga secara tidak langsung muncul semangat kebersamaan, seperti masak dan makan bersama.
Baca juga : Holding Ultra Mikro BRI Salurkan Pembiayaan Untuk 35,4 Juta Pelaku Usaha
"Jadi semakin guyub itu karena ada makanan kurban yang dikirim oleh para mudhahi (orang yang berkurban) melalui layanan lembaga BMH," imbuhnya.
Tahun ini, BMH memiliki 6 program kurban yang dirancang untuk memudahkan masyarakat Indonesia berkurban dan memberikan kemanfaatan yang lebih maksimal. Program-program ini meliputi Semua Bisa Kurban, Kurban Reguler, Kurban untuk Pengungsi Palestina, Kurban untuk Afrika, Kurban Istimewa, dan Kurban untuk Korporat (perusahaan)
"Keenam program khusus dari BMH ini adalah semangatnya dalam memberikan kemudahan untuk masyarakat Indonesia bisa berkurban. Semangatnya ada pada pemerataan, bisa didistribusikan di semua daerah yang jarang terjangkau kurban di Indonesia hingga ke negara-negara yang membutuhkan seperti Afrika dan lain-lain,” ucapnya.
Acara siang itu juga diseling dengan diskusi dari Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi (jurnalis senior dan pengamat Timur Tengah), Romadi (BSI) dengan moderator Imam Nawawi. Diskusi membahas cara BMH mengupayakan untuk bisa masuk mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan ke tempat-tempat yang sulit terjangkau, terutama buat ke negara-negara Timur Tengah yang kerap ditimpa bencana dan peperangan.
Baca juga : Baznas Mau Salurkan Sedekah Kurban Untuk Rakyat Palestina
Bagi yang ingin bergabung melihat kegiatan pendistribusian hewan kurban dan menitipkan hewan kurbannya ke BMH dapat mengunjungi link https://youtube.com /wartch?v=K6 VBD360vxw dan website www.bwh.or.id
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya