Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Booking Berkah Ramadan IZI Dorong Kemandirian Ibadah Dhuafa di Wilayah Bencana
Kamis, 22 Januari 2026 16:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) resmi meluncurkan Gerakan “Booking Berkah Ramadan 1447 H” sebagai ikhtiar strategis untuk mendorong kemandirian ibadah kaum dhuafa, khususnya di wilayah pelosok, daerah terdampak bencana, serta kawasan 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
Peluncuran program digelar di Hotel Sofyan Cut Meutia, Jakarta, dan dilaksanakan secara hyibrid? Kamis (22/1/2026).
Acara ini dihadiri Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur, serta mitra kolaborasi IZI.
Direktur Utama LAZNAS IZI Wildhan Dewayana, menyampaikan bahwa Booking Berkah Ramadan tidak dirancang sebagai program bantuan sesaat.
Baca juga : Dapur Umum TNI Terus Mengepul Dukung Masyarakat dan Prajurit di Wilayah Bencana
“Ramadan seharusnya menjadi momentum ketenangan dan kekhusyukan ibadah. Karena itu, kami ingin memastikan kebutuhan dasar dan sarana ibadah mustahik telah terpenuhi sejak awal Ramadan,” ujar Wildhan, Kamis (22/1/2026).
Wildhan menambahkan, gerakan ini disusun untuk menjawab berbagai tantangan yang kerap dihadapi kaum dhuafa menjelang Ramadan, mulai dari keterbatasan pangan, akses alat ibadah, hingga kondisi musholla dan lingkungan ibadah yang kurang layak.
“Pendekatan ini kami harapkan dapat menjaga martabat mustahik sekaligus mendukung keberlanjutan ibadah selama Ramadan,” ujarnya.
Selama Ramadan 1447 H, implementasi Booking Berkah Ramadan akan menjangkau 17 kantor perwakilan IZI, wilayah khusus pasca bencana di Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara, serta berbagai titik di wilayah 3T di Indonesia.
Baca juga : BNI Dukung Program Sekolah Rakyat Dorong Pemerataan Pendidikan Nasional
Bantuan disalurkan melalui lima pilar utama, yakni Benah Musholla, Paket Ramadan, Ifthor dan Takjil, Sebar Al-Qur’an, serta Penyediaan Alat Ibadah.
Sementara itu, Waryono Abdul Ghafur menegaskan bahwa persoalan kemiskinan di Indonesia semakin kompleks, terutama pascabencana.
“Ramadan menjadi momentum penting untuk mengajak masyarakat yang memiliki kecukupan rezeki agar mengambil peran nyata dalam membantu sesama melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama mengapresiasi konsep Booking Berkah Ramadan yang dinilai mampu mendorong kepedulian publik secara lebih konkret.
Baca juga : Agar Rampung Sebelum Ramadan, Gerindra Kawal Pemulihan Kondisi Pascabencana
“Istilah ‘booking’ ini menarik, karena mengajak donatur untuk secara sadar menentukan siapa yang akan ditopang kebutuhannya, sehingga penyaluran zakat menjadi lebih terarah dan berdampak,” katanya.
Seiring dengan perluasan dampak program, IZI juga memperkuat kemudahan layanan zakat bagi para muzakki.
Direktur Edukasi dan Kemitraan Zakat LAZNAS IZI, Muhammad Ardhani mengatakan, bahwa partisipasi publik menjadi kunci keberhasilan gerakan ini.
Berbagai kanal disiapkan, mulai dari layanan digital melalui bookingberkahramadhan.com dan zakatpedia.com, kehadiran gerai zakat di ruang-ruang publik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya