Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Masjid Baitut Thalibin Kemendikdasmen Gelar Pelatihan Baca Al-Qur’an Isyarat
Selasa, 21 Juli 2026 09:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekitar 146.000, atau 0,6 persen dari total penyandang difabel di seluruh Indonesia yang berjumlah 20.922.5921 belum bisa memahami Al-Qur'an karena keistimewaan mereka. Karena itu, masjid harus berperan untuk mengatasi ini. Masjid sebagai pusat peradaban menjadi bagian penting dalam memastikan keadilan bagi seluruh warga bangsa untuk mendapatkan akses pendidikan inklusif bermutu.
Pesan tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baitut Thalibin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Mariman Darto saat membuka acara Training of Trainers (ToT) Baca Qur’an Isyarat, di Jakarta. Senin (20/7/2026).
Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen Suparto, Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKLK) Kemendikdasmen Saryadi, jajaran pengurus DKM Masjid Baitut Thalibin, serta mitra dari Lembaga Wakaf Salman ITB, Ryan Faisalerta, Baitul Mal Muamalat (BMM), Galih.
Baca juga : Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan HP di Sekolah
Mariman, yang juga Staf Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya ToT yang ketiga sebagi sebuah perjuangan yang tidak mudah. Mengutip pesan Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti, masjid adalah rumah peradaban yang hebat, diisi orang hebat, karena semua berdasar keikhlasan.
“Kesediaan meluangkan waktu mengurus masjid nilainya sangat tinggi di akhirat. Karena itu Pak Menteri memberikan aprasiasi tinggi kepada segenap pengurus DKM yang menyelenggarakan kegiatan penting ToT Al Quran Isyarat ini,” ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (21/7/2026).
Pihaknya bersyukur bisa berkenalan dengan BMM yang memiliki kepedulian yang sangat tinggi. "Kemudian kami sampaikan kepada Pak Menteri perlunya pusat pelatihan Al-Qur'an Isyarat itu ada di Baitut Thalibin, karena ini terkait langsung dengan visi Pak Menteri pendidikan bermutu untuk semua,” lanjutnya.
Baca juga : Gelar Sapa Murid SMK 2026, Kemendikdasmen Ajak Siswa Baru Berani Bermimpi
Sementara, Suparto yang juga Ketua Bidang Dakwah DKM Baitut Thalibin, menyampaikan bahwa Al-Qur-an adalah kalamullah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW yang ditulis dalam mushaf, yang membacanya bernilai ibadah. Aspek ibadah perlu diperkuat sebagaimana dalam Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Suparto mengutip firman Allah dalam surat Al Qomar ayat 17, 22, 32, dan ayat 40, menyebutkan dengan kalimat yang sama “Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran”.
Menurutnya, sekarang inilah masyarakat melihat secara nyata bahwa Al-Qur'an bukanlah kitab yang sulit dipahami. Allah mengisyaratkan Al-Qur'an bisa dibaca oleh siapa saja.
Baca juga : Sambut Siswa Baru, Kemendikdasmen Gelar Sapa Murid SMK 2026
Kegiatan ini juga merupakan perwujudan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Di dalamnya digariskan ada 22 hak, termasuk hak hidup, hak mendapat pekerjaan, dan hak pendidikan inklusif.
Pelatihan batch ketiga berlangsung dari 20 -22 Juli ini diikuti 22 peserta, terdiri dari 11 guru, 10 murid, 1 pegawai PKPLK. Para guru berasal dari sekolah SLB ABC Muhammadiyah Sumedang, SLB Muhammadiyah Cipedes, SLB ABCD Muhammadiyah Ciparay, SLB Muhammadiyah Jatiwangi, SLB Muhammadiyah Bayongbong, SLB B-C Alfiany, SLB B Tunas Kasih 2, SLBN Dharma Wanita Kota Bogor, SLB B-C Ashafiiyah, SLB Negeri Kota Depok, SMA Al-Hikmah.
Mariman berharap, kegiatan ini mendapat dukungan dari para mitra, sebagai ikhtiar mulia yang dipesankan dalam Al-Qur'an, Surat Al-Hasyr ayat 18, yang berbunyi "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok”.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya