Dark/Light Mode

Fujifilm dan Siloam, Jalin Kemitraan Strategis Kesehatan Berbasis AI

Sabtu, 23 Mei 2026 21:52 WIB
Foto Dok Fujifilm
Foto Dok Fujifilm

RM.id  Rakyat Merdeka - Fujifilm Indonesia dan Siloam International Hospitals resmi menjalin kemitraan strategis untuk mempercepat transformasi layanan kesehatan di Indonesia. Kolaborasi ini menggabungkan keunggulan klinis Siloam dengan teknologi imaging, kecerdasan artifisial, dan pelatihan medis Fujifilm guna meningkatkan hasil perawatan pasien dan memperluas akses layanan kesehatan berkualitas.

Kemitraan ini dibangun di atas tiga pilar utama: penguatan kapabilitas layanan kesehatan, pengembangan pendidikan tenaga medis profesional, serta dukungan penanganan isu kesehatan masyarakat prioritas seperti tuberkulosis.

Baca juga : Dubes Muhsin Syihab Perluas Kerja Sama Tenaga Kesehatan Di New Brunswick

Sebagai langkah awal, kedua institusi akan menghadirkan solusi AI klinis untuk mendukung skrining, meningkatkan akurasi diagnosis, serta mengoptimalkan efisiensi alur kerja klinis agar tenaga medis dapat mengambil keputusan lebih cepat dan berbasis data.

Langkah strategis kolaborasi:

  • Endoscopy Training Center. Dibentuk untuk memperkuat kapabilitas klinis Indonesia dalam prosedur gastroenterologi tingkat lanjut seperti EUS, ERCP, dan colonoscopy, dengan program pelatihan terstruktur
  • Pertukaran pengetahuan. Program bersama Jepang dan mitra regional, serta pendidikan bersama Universitas Pelita Harapan untuk menyiapkan tenaga medis yang adaptif terhadap teknologi
  • Penanganan TB. Penjajakan solusi deteksi dini tuberkulosis dan perluasan akses layanan, termasuk pemanfaatan sistem X-ray portabel berbasis AI untuk skrining di wilayah terpencil .

Baca juga : Bank Saqu Salurkan Bantuan Fasilitas Kesehatan untuk Lansia

Penandatanganan kerja sama dilakukan 20 Mei 2026 dan dihadiri langsung President and CEO Fujifilm Holdings Corporation Teiichi Goto. Kehadirannya menegaskan pentingnya kolaborasi ini dalam visi global Fujifilm.

“Kami melihat bahwa masa depan layanan kesehatan tidak lagi ditentukan oleh teknologi semata, tetapi oleh bagaimana teknologi tersebut terintegrasi dalam sebuah sistem yang mampu memberikan dampak nyata bagi pasien dan tenaga medis,” ujar Teiichi Goto dalam keterangan tertulis pada media, Sabtu (23/5).

Baca juga : Genjot Produktivitas, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Budaya K3 & Kesehatan Pekerja

CEO Siloam International Hospitals Caroline Riady menyebut kolaborasi ini mempercepat inovasi layanan kesehatan lewat diagnostik canggih, pendidikan medis, dan pelatihan klinis. “Kemitraan ini juga mendukung aspirasi Siloam untuk menjadi pusat pelatihan dan pembelajaran regional, sehingga lebih banyak masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan berstandar internasional lebih dekat dari rumah tanpa perlu berobat ke luar negeri,” katanya.

Lewat kemitraan ini, Fujifilm Indonesia dan Siloam berperan sebagai katalis adopsi inovasi klinis serta membangun layanan kesehatan berbasis teknologi yang berorientasi pada hasil klinis optimal bagi masyarakat Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.