Dark/Light Mode

Gelar Sapa Murid SMK 2026, Kemendikdasmen Ajak Siswa Baru Berani Bermimpi

Senin, 13 Juli 2026 11:28 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti (tiga kiri) didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin (kiri) bersama jajaran Forkopimda Jawa Timur berfoto bersama usai upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah dan Sapa Murid SMK 2026 di SMKN 2 Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (13/7/2026). Foto: BCG/RM.ID
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti (tiga kiri) didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin (kiri) bersama jajaran Forkopimda Jawa Timur berfoto bersama usai upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah dan Sapa Murid SMK 2026 di SMKN 2 Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (13/7/2026). Foto: BCG/RM.ID

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Sapa Murid SMK 2026 sebagai bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Kegiatan yang dipusatkan di SMKN 2 Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (13/7/2026), itu diikuti siswa baru SMK dari berbagai daerah secara luring maupun daring. Melalui kegiatan tersebut, Kemendikdasmen mengajak peserta didik baru mengenali potensi diri, menemukan bakat dan minat, serta berani bermimpi untuk meraih cita-cita melalui pendidikan vokasi.

Kegiatan MPLS Ramah dibuka Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti yang didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Khusus Tatang Muttaqin dan jajaran Forkopimda Jawa Timur. 

Dalam arahannya, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari perundungan dan senioritas.

"Kita ingin mengubah tradisi perploncoan itu dengan membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman dimulai dari MPLS Ramah," ujar Mu'ti.

Baca juga : Barbuk Suap Bupati Kuansing, KPK Temukan Dan Sita Land Cruiser LC300

Ia mengajak para siswa memanfaatkan MPLS untuk mengenal lingkungan sekolah, beradaptasi dengan teman-teman baru, serta menyerap berbagai pengetahuan yang disampaikan para narasumber. Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang menumbuhkan sikap saling menghormati, saling menyayangi, menghargai guru dan orang tua, serta menjunjung tinggi ilmu pengetahuan.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Menengah dan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengatakan, Sapa Murid SMK 2026 dirancang untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus mengenali potensi diri sejak hari pertama masuk sekolah.

"Yang ingin kami pastikan adalah seluruh murid baru dapat berinteraksi dan mengenal lingkungan sekolah. Mereka juga mendapatkan gambaran serta inspirasi dari para narasumber maupun kakak kelasnya sehingga bisa mulai memahami bakat yang dimiliki dan arah pengembangannya selama belajar di SMK," kata Tatang kepada Rakyat Merdeka, di lokasi.

Menurut Tatang, MPLS juga menjadi momentum bagi siswa SMK untuk mengenali berbagai kompetensi keahlian yang tersedia di sekolah sehingga mereka dapat menentukan potensi yang akan dikembangkan selama menempuh pendidikan vokasi.

Baca juga : Sinergi Kemenkop dan Agrinas Palma Bangun Ekosistem Sawit Berbasis Koperasi

"Harapannya, MPLS semakin menyenangkan. Melalui kegiatan ini, para murid memperoleh bekal sekaligus menemukan bakat dan minat mereka untuk dikembangkan selama belajar di SMK," ujarnya.

Usai pembukaan, Abdul Mu'ti menyapa peserta MPLS dari berbagai daerah melalui konferensi video. Setelah itu, rombongan meninjau Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) di SMKN 2 Singosari. Peninjauan tersebut diiringi penampilan lagu "SMK Bisa, SMK Hebat, SMK Bermutu untuk Indonesia" sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan vokasi.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan talkshow "Dari SMK untuk Indonesia" yang menghadirkan alumni SMK berprestasi. Di antaranya Na'lin, alumnus SMKN 4 Banjarmasin yang sukses membangun usaha kuliner Ayong Cafe, dan Javendra Natakusumah, alumnus SMKN 57 Jakarta yang kini berkarier sebagai Pastry Junior Chef di Park Hyatt Abu Dhabi.

Dalam sesi tersebut, para alumni berbagi pengalaman mengenai perjalanan karier, tantangan yang dihadapi, hingga kiat meraih kesuksesan setelah lulus dari SMK. Kisah mereka diharapkan dapat menginspirasi para siswa baru untuk semakin percaya diri memilih pendidikan vokasi.

Baca juga : KILA 2026, Kemenbud Ajak Anak Indonesia Berani Berkarya Dan Bernyanyi

Kegiatan juga dimeriahkan dengan permainan interaktif menggunakan papan digital yang melibatkan para peserta. Selain itu, Kemendikdasmen mengumumkan pemenang kampanye video "Kenapa Aku Memilih SMK?" serta kampanye Gerakan 1 Juta Ucapan Selamat Datang Kawan SMK.

Melalui Sapa Murid SMK 2026, Kemendikdasmen berharap para siswa baru memulai perjalanan pendidikan vokasi dengan semangat belajar yang tinggi, karakter yang kuat, serta keberanian untuk bermimpi dan berkarya sehingga siap menghadapi tantangan dunia kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.