Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Dubes RI Untuk Selandia Baru Gelar Pameran Dan Lokakarya Batik Di Napier
Rabu, 13 April 2022 07:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komunitas Masyarakat Indonesia Hawkes Bay (Kamibay) menggelar pameran dan lokakarya, Indonesian Batik, Workshop, Fashion Show & Exhibition yang berlangsung pada 9-14 April di kota Napier, Selandia Baru. Acara pameran dan lokakarya batik itu disambut baik dan menuai pujian masyarakat Napier.
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Selandia Baru Fientje Maritje Suebu pun menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada perwakilan Pemerintah Kota Napier dan Kamibay, yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Saya senang dengan kehadiran para penggemar batik yang antusias,” ujar Dubes Fientje dalam keterangan persnya, Senin (11/4). Menurut dia, hal itu menunjukkan batik telah dikenal secara universal.
Baca juga : Teman Sandi Gelar Lomba Adzan Hingga Cerdas Cermat Islami Di Banten
“Batik dalam kehidupan budaya Indonesia sebagai warisan tradisi yang terus dipertahankan sampai saat ini,” lanjutnya.
Lebih dari 30 busana berbahan batik karya perancang Indonesia Arif Gerry Fauzi diperagakan dalam peragaan busana batik Menamai di kota Napier. Sebagai informasi, Arif Gerry merupakan perancang busana asal Indonesia yang berdomisili di Selandia Baru sejak 2015.
Sebelum peragaan busana, digelar kegiatan membatik yang diikuti 30 peserta dari masyarakat setempat. Mereka dipandu pemilik usaha Denaya Batik Yogyakarta, Sucitarini Delyana.
Baca juga : Tingkatkan Literasi Wakaf, BWI Gelar Lokakarya Jurnalis
Wali Kota Napier Kirsten Wise dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan memuji inisiatif Kamibay untuk mengadakan pameran dan lokakarya batik. Menurutnya, kegiatan itu dapat menambah pengetahuan dan pengalaman warga Napier dan lebih mengenal budaya Indonesia. Dia berharap, acara serupa dapat terus digalakkan.
“Budaya multikultural menambah warna kehidupan berbudaya di Selandia Baru,” kata Wise.
Acara peragaan busana batik itu diawali dengan tarian Bali dan diiringi dengan tembang Jawa sepanjang acara. Sementara batik yang dipamerkan adalah batik tulis dengan berbagai motif. Seperti motif kawung, truntum, parang, batik kumpeni, juga batik Cirebon dan Lasem.[DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya