Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Seorang nenek berusia 101 tahun dikategorikan sebagai bayi oleh maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) American Airlines.
Dikutip dari BBC, Minggu (28/4/2024), masalah bermula karena sistem pemesanan tiket online American Airlines tak bisa membaca kelahiran 100 tahun lalu. Nenek bernama Patricia itu, lahir di tahun 2022, bukan 1922.
Baca juga : Erick: Mari Bantu Perjuangan Timnas dengan Doa Terbaik
Insiden itu terjadi saat Patricia akan melakukan penerbangan antara Chicago dan Marquette, Michigan. “Sangat lucu ketika mereka pikir saya seorang bayi, dan ternyata saya wanita tua,” katanya.
Patricia akan melakukan penerbangan dengan putrinya, Kris. Putrinya memesan tiket secara online. Namun, komputer di bandara membaca tahun 1922 sebagai 2022. “Hal yang sama terjadi tahun lalu, dan mereka menyatakan saya seorang bayi,” katanya.
Baca juga : Media Timteng: Erick Bawa Berkah Bagi Sepak Bola Indonesia
Kursi Patricia dipesan sebagai tiket dewasa. Mantan perawat itu terbang setiap tahun untuk mengunjungi keluarga dan menghindari musim dingin. Dalam dua kejadian itu, staf di American Airlines sangat baik dan membantunya. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 30 April 2024 dengan judul "Maskapai Penerbangan Anggap Nenek Sebagai Bayi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya