Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jokowi Ajak Presiden Liberia Lawan Kampanye Negatif Kelapa Sawit
Senin, 2 September 2024 16:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mengajak Presiden Liberia, Joseph Nyuma Boakai, untuk mendukung upaya Indonesia melawan kampanye negatif terhadap kelapa sawit dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Ruang Casablanca, Hotel Mulia Nusa Dua Bali, Senin (2/9).
Pertemuan ini merupakan bagian dari High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) dan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2.
Presiden Jokowi membuka pertemuan dengan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Presiden Boakai dan menyoroti hubungan bilateral yang telah terjalin hampir enam dekade.
"Selamat datang di Indonesia, dan terima kasih atas kehadiran Yang Mulia," ujar Jokowi.
Ia menyampaikan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Liberia telah berlangsung dengan baik selama hampir enam dekade.
Baca juga : Jokowi Kenalkan Prabowo Sebagai Presiden Terpilih Ke 8 Kepada Peserta IAF
"Saya yakin masih banyak potensi yang dapat kita kembangkan bersama," lanjutnya.
Dalam kesempatan ini, Jokowi menekankan pentingnya dukungan Liberia dalam menghadapi kampanye negatif yang menargetkan sektor kelapa sawit Indonesia.
Selama ini kampanye hitam hingga kebijakan diskriminatif terhadap kelapa sawit Indonesia dilancarkan oleh pihak barat, terutama Uni Eropa.
“Indonesia terus berjuang melawan kampanye negatif ini dan berharap Liberia juga dapat terus mendukung,” ajak Jokowi.
Kepala Negara juga menyampaikan bahwa Indonesia juga siap membantu dalam peningkatan kapasitas di negara-negara Afrika, termasuk Liberia.
Baca juga : Uji Coba Berhasil, Fiber Boat Buatan AMANAH Dapat Respons Positif Nelayan Aceh
Selain fokus pada kelapa sawit, Jokowi juga menggarisbawahi dua sektor lain yang potensial untuk diperkuat melalui kerja sama dengan Liberia.
Salah satunya, pembangunan infrastruktur, dengan menawarkan pengalaman luas perusahaan Indonesia dalam bidang ini.
"Indonesia memiliki banyak perusahaan dengan pengalaman luas dalam pembangunan infrastruktur, dan kami siap bekerja sama dengan Liberia untuk mendukung pembangunan infrastruktur di sana," ungkapnya.
Jokowi juga menawarkan berbagai bentuk dukungan, termasuk program teknis, beasiswa, dan pelatihan vokasional, untuk mendukung pembangunan di Liberia.
"Semuanya siap diberikan untuk mendukung pembangunan di Liberia," tutup Jokowi.
Baca juga : Pagi Ini, Jokowi Lantik Menteri, Wakil Menteri, Kepala Badan
Pertemuan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kedua negara dan membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan. Presiden Jokowi dan Presiden Boakai menegaskan komitmen mereka untuk melanjutkan kerjasama demi kemajuan bersama di masa depan.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan ini adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya