Dark/Light Mode

Dubes Indonesia Untuk Peru Ricky Suhendar Suguhkan Nuansa Bali Saat Resepsi HUT RI

Sabtu, 7 September 2024 07:02 WIB
Duta Besar Ricky Suhendar (kiri) berpidato dalam resepsi diplomatik peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79, di Kota Lima, Peru, 28 Agustus 2024. (Foto: Dok. KBRI Lima)
Duta Besar Ricky Suhendar (kiri) berpidato dalam resepsi diplomatik peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79, di Kota Lima, Peru, 28 Agustus 2024. (Foto: Dok. KBRI Lima)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru, menyelenggarakan resep­si diplomatik peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 28 Agustus 2024. Acara ini sekaligus untuk Peringatan 49 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Peru.

Resepsi diplomatik dihadiri tamu undangan, terdiri dari anggota Kongres Peru, pejabat tinggi Peru, duta besar negara sahabat dan anggota korps diplomatik, pejabat Pemerintah Daerah, kalangan bisnis, akademisi, Indonesianis dan Friends of Indonesia.

Hadir sebagai Guest of Ho­nors, Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Pariwisata Eli­zabeth Galdo Marín, Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Eduardo Melchor Arana Ysa. Hadir pula Wakil Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Pariwisata Teresa Stella Mera Gomez dan Direktur Jenderal Asia dan Oceania, Duta Besar Fernando Quiros Campos yang mewakili Menteri Luar Negeri.

Resepsi diplomatik yang di­adakan KBRI Lima juga menjadi sarana promosi budaya Indonesia. Mulai dari hidangan, sentuhan dekorasi bernuansa Bali dan hiburan lagu-lagu Indonesia yang dibawakan pemain biola warga negara Peru.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Peru Ricky Suhendar mengatakan, kedua negara telah menjalin hubungan diplomatik selama 49 tahun terakhir. Se­bagai mitra strategis Indonesia di kawasan Amerika Latin, Peru telah mempromosikan kontak antar-masyarakat di bidang politik, ekonomi dan budaya, selama lebih dari empat dekade.

Baca juga : Dubes Indonesia Untuk Inggris Desra Percaya: Pesta Rakyat Dimeriahkan Dangdutan & Saweran

“Saya gembira hubungan bilateral Indonesia dan Peru adalah hubungan yang saling bermanfaat,” tutur Dubes Ricky.

Pada kesempatan ini, Dubes Ricky juga menggarisbawahi perkembangan kerja sama Indonesia dan Peru yang terus meningkat di bidang ekonomi dan perdagangan. Peru merupakan mitra strategis bagi Indonesia dan mitra dagang Indonesia terbesar ke-4 di Amerika Latin.

“Neraca perdagangan antara Indonesia dan Peru menunjukkan pertumbuhan yang konstan dalam lima tahun terakhir. Ini menjadikan Peru sebagai pasar penting bagi produk unggulan Indonesia, antara lain kendaraan bermotor dan produk tekstil,” terangnya.

Direktur Jenderal Asia dan Oceania, Duta Besar Fernando Quiros Campos yang mewakili Menteri Luar Negeri, menyampaikan salam dan selamat kepada Pemerintah dan Warga Negara Indonesia. 

Menurutnya, terdapat ikatan antara kedua negara yang di­dasarkan pada rasa saling menghormati dan kerja sama di bidang demokrasi, pembelaan hak asasi manusia, perlindungan lingkungan hidup, penggerak perekonomian, pemberantasan kemiskinan dan promosi kawasan Asia-Pasifik.

Baca juga : Dubes Indonesia Untuk Prancis Mohamad Oemar Sambut Kontingen Paralimpiade Paris

“Peru dan Indonesia adalah dua negara yang dipersatukan oleh keinginan bersama untuk mencapai kesejahteraan dan pembangunan,” tuturnya.

Berbicara tentang kerja sama ekonomi, kedua negara sedang merundingkan Indonesia-Peru Comprehensive Economic Patnership Agreement (IP-CEPA). Campos menilai, apabila IP-CEPA sudah terlaksana, maka akan menjadi momen epik dan bersejarah bagi Peru dan Indonesia. 

Dia juga menyambut baik, Indonesia memilih Lima, Peru, untuk menyelenggarakan forum bisnis INA-LAC yang akan mendorong sektor perdagangan, investasi, teknologi dan pariwisata bagi kedua negara.

“Semoga hubungan kedua negara tetap menjaga semangat persahabatan dan kerja sama yang langgeng,” harapnya.

Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Pariwisata Elizabeth Galdo Marin menyampaikan, Indonesia merupakan mitra dagang Peru ke-9 di Asia. Indonesia juga penyedia mobil ke-4 untuk Peru.

Baca juga : Dubes RI Untuk China & Mongolia Djauhari Oratmangun Dukung Bali Jadi Tuan Rumah Pebisnis Asia, Eropa & Amerika

Elizabeth juga mengakui pe­ngaruh Indonesia yang cukup kuat di kawasan dan di dunia. Terutama dengan suksesnya penyelenggaraan Keketuaan G-20 tahun 2022, Keketuaan ASEAN tahun 2023 dan World Water Forum tahun 2024. 

“Indonesia dipandang sebagai negara yang sukses dalam pembangunan di bidang ekonomi, demokrasi, dan pelestarian keberagamanan budaya,” pujinya. 

Dia berharap, pada tahun 2025 Peru dan Indonesia dapat merayakan 50 tahun hubungan diplomatik yang akan meng­untungkan kedua negara dan memperkuat hubungan bilateral antara Peru dan Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.