Dark/Light Mode

Survei Puspoll Indonesia

Dedie, Rayendra, Dan Rena Bersaing Ketat Di Pilwalkot Bogor

Jumat, 9 Agustus 2024 11:05 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim. Foto: Istimewa
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Hasil survei terkini Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Bogor menunjukkan mantan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim, politisi PDI Perjuangan dr. Raendi Rayendra, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor non aktif Rena Da Frina bersaing ketat.

Elektabilitas ketiga kandidat yang disebut-sebut menuju kursi F-1 ini hanya berselisih tipis. Hal ini tergambarkan dalam laporan survei Preverensi Politik Masyarakat Menjelang Pilkada Serentak Kota Bogor Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Puspoll Indonesia, yang dilaksanakan pada 28 Juli hingga  3 Agustus 2024.

Survei dilaksanakan dengan jumlah sampel sebanyak 440 responden, dengan margin of error +/-4,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Unit sampling primer survei (PSU) ini adalah desa/kelurahan dengan sampel kelurahan yang tersebar di seluruh Kecamatan di Kota Bogor Jawa Barat. Proses pengumpulan data dilaksanakan dari tanggal 28 Juli - 3 Agustus 2024 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Baca juga : Survei PSI: Duet Muhtarom-Makmur Tertinggi Di Pilkada Pekalongan 2024

Hasilnya, Dedie Rachim di peringkat teratas dengan tingkat keterpilihan 20,2 persen, disusul dr. Rayendra 18,1 persen, dan Rena Da Frina 17,7 persen. Berikutnya Sendi Ferdiansyah 12 persen, Atang Trisnanto 9,1 persen, Rusli Prihatevy 7,9 persen, Jenal Mutaqin 2,7 persen, Dadang Iskandar Danubrata 0,7 persen, dan yang menyatakan tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 11,6 persen.

"Kalau dilihat dari hasil survei sebenarnya tidak banyak berubah. Karena Pak Dedie kan masih di posisi pertama. Terus yang nomor dua dokter Rayendra. Cuma yang memang sedikit mengejutkan kita itu, ada nama baru Bu Rena. Bu Rena itu yang sedikit mengejutkan di hasil survey terbaru kita," kata peneliti Puspoll Indonesia Lukmanul Hakim, Jumat (9/8/2024).

Sebenarnya, kata Lukmanul, survei ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan karena memang tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Wali Kota Bogor - Wakil Wali Kota Bogor sebelumnya, yakni Bima Arya - Dedie Rachim terbilang cukup tinggi.

"Nah Ibu Rena sebagai bagian dari Pemerintahan Bima Arya dan Pak Dedie, saya rasa mendapat citra positif juga dari itu," ungkapnya.

Baca juga : Cuaca Jakarta Hari Ini Diprediksi Mendung Dan Cerah Berawan, CFD Aman Dari Hujan

Adapun tingkat kepuasan masyarakat Bogor dalam survei ini menunjukkan bahwa 20,2 persen masyarakat menyatakan sangat puas, 55,2 persen menyatakan cukup puas, 15,2 persen menyatakan kurang puas, 3,9 persen menyatakan tidak puas, dan 5,5 persen menyatakan tidak tahu/tidak jawab.

Selain survei secara terbuka, Puspoll Indonesia ini juga melakukan simulasi terhadap jumlah kandidat. Jika simulasi dilakukan terhap 6 calon, Dedie meraih elektabilitas 24,6 persen, Rayendra 22,8 persen, Rena 20,5 persen, Sendi 11,6 persen, Atang Trisnanto 11,0 persen, Jenal Mutaqin 5,2 persen dan tidak tahu/tidak jawab 4,3 persen.

Simulasi terhadap 5 calon, Dedie 24,4 persen, Rayendra 22,3 persen, Rena 21,7 persen, Atang Trisnanto 15,1 persen, Sendi 12,6 persen dan tidak tahu/tidak jawab 3,9 persen.

Sementara jika simulasi dilakukan terhadap 4 calon, Dedie 25,5 persen, Rayendra 23,9 persen, Rena 22,3 persen, Atang Trisnanto 18,6 persen, dan tidak tahu/tidak jawab 9,6 persen.

Baca juga : Surveyor Indonesia Rayakan Inovasi, Keberlanjutan, dan Identitas Perusahaan

Lukmanul menambahkan, melonjaknya elektabilitas Rena walau belum lama menyatakan bakal maju di Pilwalkot Bogor lantaran latar belakang dia sebagai Kadis PUPR dan juga mantan camat di Pemerintah Kota Bogor.

Selain itu, Rena, menurutnya, cukup gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat Bogor baik melalui media sosial maupun baliho atau spanduk.

"Cuma ini kan semuanya masih dinamis karena sampai saat ini kan baru satu kandidat yang bisa dibilang punya tiket yak, yakni Pak Atang yang diusung Fraksi PKS," tambahnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.