Dark/Light Mode

Gercep, Menag Yaqut Ke Saudi Bahas Persiapan Haji 2025 Dengan Menteri Haji

Senin, 16 September 2024 11:09 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah, di Jeddah pada Minggu (15/9). Foto: Kemenag
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah, di Jeddah pada Minggu (15/9). Foto: Kemenag

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah, di Jeddah pada Minggu (15/9). Pertemuan tersebut membahas tahapan persiapan awal penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M. 

Hadir dalam pertemuan ini Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief dan Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.

Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag) Sunanto mengatakan Menag dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi membahas tentang pelayan haji tahun depan.

“Fokusnya adalah memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia,” kata Sunanto, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Menteri Haji Saudi dikatakan berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan layanan. Cak Nanto sapaan akrab Sunanto yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyebutkan bahwa pemerintah Saudi terus berbenah dan membangun fasilitas-fasilitas tambahan.

"Menteri Haji Saudi juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan Indonesia pada musim haji 2024. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dinilai termasuk menteri yang konsolidasinya sangat baik dengan pihak Arab Saudi," lanjutnya.

Sunanto juga menjelaskan bahwa Indonesia kembali mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 jemaah untuk tahun 1446 H/2025 M. Jumlah ini sama dengan kuota pada tahun sebelumnya.

Tahapan persiapan haji 2025 sudah diumumkan sejak Juni 2024, di acara Malam Tasyakuran Penutupan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 H dan Pemberian Kuota 1446 H di Makkah.

Di acara tersebut, dibahas pembagian kuota dan jadwal persiapan yang meliputi penentuan akomodasi, konsumsi, hingga penerbitan visa. 

Berikut Jadwal Musim Haji Tahun 1446 H:

1. 12 Zulhijjah 1445 H (18 Juni 2024)

Baca juga : Maulid Nabi, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan & Kesatuan di Tengah Keberagaman

- Penyerahan dokumen persiapan awal dan kuota haji

- Aktivasi garansi elektronik

- Aktivasi portofolio keuangan elektronik di E-haj

 

2. 1 Rabi’ul Awal 1446 H (4 September 2024)

- Mulai pertemuan persiapan

- Mulai rapat perusahaan penyedia layanan (paket, akomodasi, konsumsi)

- Pemilihan maskapai penerbangan

 

3. 20 Rabi’ul Tsani 1446H (23 Oktober 2024)

- Finalisasi hasil serangkaian rapat persiapan

Baca juga : Sri Mulyani: Bang Faisal Sangat Passionate Bekerja dan Berbicara Dengan Hati

- Mulai tahap kontrak dengan perusahaan penyedia layanan

- Mulai penentuan lokasi penempatan di Masayair

 

4. 13 Rajab 1446H (13 Januari 2025)

- Muktamar dan pameran haji

- Penandatanganan MoU persiapan haji

- Penandatanganan kesepakatan pemberangkatan (Tafwij)

 

5. 15 Sya’ban 1446H (14 Februari 2025)

- Akhir tahapan penandatanganan kontrak layanan

 

Baca juga : Menko Hadi Bahas Risiko Medsos Dengan Media Jelang Pilkada

6. 20 Sya’ban 1446H (19 Februari 2025)

- Awal penerbitan visa

 

7. 20 Syawal 1446H (18 April 2025)

- Akhir penerbitan visa

 

8. 1 Zulkaidah 1446H (29 April 2025)

- Awal kedatangan jemaah haji

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.