Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri AHY Bahas Persiapan Transisi Pemerintahan Dari Jokowi Ke Prabowo Di IKN
Selasa, 13 Agustus 2024 07:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Transisi pemerintahan dari Jokowi ke Prabowo Subianto mulai dibahas dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (12/8).
Jokowi dalam sidang perdana bertajuk ‘Nusantara Baru, Indonesia Maju’ menyampaikan latar belakang pemindahan ibu kota ini bukan hanya fisik, namun juga pola pikir, pola kerja, serta mobilitas di mana seluruhnya menggunakan kendaraan listrik dan energi hijau.
Baca juga : Munas VI Pinsar Minta Pemerintah Dan DPR Revisi UU Peternakan
Seusai pertemuan ini, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan, bahwa Kementerian ATR/BPN mendukung pembangunan IKN agar dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
“Kita memiliki tekad, semangat kita bagaimana pembangunan IKN bisa dilanjutkan, dengan harapan bisa diselesaikan dengan baik. Di waktu-waktu mendatang, memang butuh waktu, butuh proses, tetapi semangatnya adalah bagaimana bisa dilanjutkan dan diselesaikan dengan baik,” ujar AHY usia Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Garuda, IKN.
Baca juga : Amankan Munas & Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
Selain itu, sidang ini turut membahas persiapan transisi pemerintahan dari Jokowi ke Prabowo pada Oktober 2024 dengan merumuskan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan agar bisa memajukan Indonesia.
“Bagaimana target-target pencapaian pemerintahan Indonesia maju bisa dituntaskan dengan baik sekaligus kita menyiapkan baseline untuk bisa dibawa di pemerintahan berikutnya. Tentu hal-hal baik, segala yang telah dicapai selama ini bisa dilanjutkan sambil terus kita menyiapkan kebijakan-kebijakan yang juga bisa semakin memajukan negeri kita,” ungkapnya.
Baca juga : Transisi Mulus, Jokowi Dan Prabowo Bahas RAPBN 2025
Ia pun berharap dengan terselenggaranya kegiatan yang berlangsung di IKN sejak Minggu (11/8) ini dapat menjadi sejarah dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan.
“Jadi secara umum pertemuan berjalan dengan baik, cair dan semua bisa merasakan hangat dan suka cita kita menyongsong tanggal 17 Agustus. Mudah-mudahan ini menjadi sebuah momen yang bersejarah dan menghadirkan semangat tersendiri bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya