Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Duta Besar Indonesia Untuk Jepang Heri Akhmadi Rayakan Peluncuran HITO
Selasa, 1 Oktober 2024 07:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia meluncurkan Lembaga Sertifikasi Halal berbasis Komunitas Muslim Indonesia yang pertama atau Halal International Trust Organization (HITO) di Jepang.
Peluncuran itu dilakukan di Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang, Minggu (29/9/2024).
HITO adalah lembaga sertifikasi halal berbasis komunitas yang berada di bawah Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII).
HITO bertujuan mendampingi para pengusaha pangan lokal di Jepang memiliki kebijakan halal serta menerapkan prinsip-prinsip kehalalan produk. Pada saat ini, sertifikasi halal HITO hanya untuk pasar Jepang dan tidak berorientasi ekspor.
Baca juga : Donna Agnesia, Dukungan Ke Anak Bukan Hanya Uang
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ikut menyaksikan penyerahan sertifikat halal oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham kepada empat Lembaga Halal Luar Negeri Jepang. Yakni Japan Muslim Association, Japan Halal Association, Muslim Profesional Japan Association dan Japan Islamic Trust.
Dubes Heri menyampaikan, peluncuran HITO juga mewakili penguatan kerja sama antara Indonesia dan Jepang. Menurutnya, pasar halal Jepang terus berkembang dengan proyeksi nilai mencapai lebih dari 68 juta dolar AS atau sekitar Rp 1 triliun pada tahun 2024.
Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya permintaan, baik dari komunitas Muslim lokal maupun naiknya jumlah wisatawan Muslim yang berkunjung ke Jepang. Saat ini, terdapat sekitar 180 ribu Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Jepang. Mayoritas dari mereka beragama Islam.
“Hari ini kita merayakan peluncuran lembaga sertifikasi halal berbasis komunitas Muslim Indonesia pertama di Jepang,” ujar Dubes Heri dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (30/9/2024).
Baca juga : Dubes Jepang Untuk Indonesia Masaki Yasushi Jajaki Kerja Sama Penelitian Dengan UNAIR
Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pembentukan HITO memiliki arti yang strategis.
“Sertifikasi HITO akan menjadi bagian penting dari ekosistem halal di Jepang yang dibangun komunitas Muslim Indonesia di Jepang,” ujar Yaqut.
Peluncuran HITO diharapkan akan dapat memperluas akses produk halal Indonesia. Termasuk produk-produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ke pasar internasional yang lebih luas.
Hal tersebut bukan hanya sebuah prestasi bagi UMKM, tetapi juga langkah besar dalam mendukung produk halal Indonesia bersaing secara global. Sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang dalam sektor ekonomi dan terutama pada industri halal.
Baca juga : Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara
Acara peluncuran itu turut diikuti dengan penyerahan sertifikasi halal HITO dari Dubes Heri kepada lima perusahaan di Jepang, yakni Nine Stars, Co. Ltd., ruparupa Japan, Monggo Moro, Maruzen Co. Ltd dan Ani & Ivan.
Pertemuan diakhiri dengan diskusi panel mengenai pembentukan ekosistem halal di Jepang dengan pembicara dari KMII Jepang, Japan Islamic Trust (JIT), pengusaha Ishihara Gyu dan Muslim Professional Japan Association.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya