Dark/Light Mode

Pasca Yoon Suk Yeol Ditetapkan Tersangka Dan Dicekal

Kantor Presiden Digeledah, Eks Menhan Mau Bunuh Diri

Kamis, 12 Desember 2024 06:30 WIB
Para pengunjuk rasa menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, di Seoul, Korea Selatan, 10 Desember 2024. Foto: REUTERS/KIM HONG-JI
Para pengunjuk rasa menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, di Seoul, Korea Selatan, 10 Desember 2024. Foto: REUTERS/KIM HONG-JI

 Sebelumnya 
Sebagai informasi, Kim adalah orang yang mengusulkan deklarasi darurat militer kepada presiden. Dia mengundurkan diri pada 4 Desem­ber dan mengaku bertanggung jawab penuh atas darurat militer.

Seruan agar Yoon mengundur­kan diri semakin menguat. Para pengunjuk rasa turun ke jalan. Begitu juga para pekerja, mereka melakukan aksi mogok di Seoul, menuntut pencopotan presiden.

Respons Korut

Korea Utara (Korut) angkat bicara, setelah seminggu bung­kam atas kekacauan yang me­landa negara tetangganya, Kor­sel. Pyongyang secara terbuka mengomentari upaya Yoon yang gagal memberlakukan darurat militer. Korut menuduh presiden tersebut mencoba menjalankan kediktatoran fasis.

Baca juga : Ditantang Ibu Ngopi Bareng

Hal ini diungkap Korut dalam sebuah artikel di halaman enam surat kabar Pemerintah Korea Utara, Rodong Sinmun, Rabu (11/12/2024). Surat kabar itu mengatakan, tindakan gila Yoon mirip dengan kudeta pada era kedikta­toran militer beberapa dekade lalu.

“Dia dengan berani menga­cungkan pisau dan senjata kedik­tatoran fasis kepada rakyatnya sendiri,” kata artikel tersebut.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dikenal karena dengan gaya kebijakan luar negerinya yang tidak terduga dan provokatif.

Baca juga : Menteri PU Undang Presiden ke IKN Desember

Rodong Sinmum menulis, perkembangan di Seoul menun­jukan, kelemahan masyarakat Korsel. Artikel tersebut memuat foto-foto protes di Seoul. Termasuk foto-foto anak muda yang memba­wa spanduk dan lightstick K-pop

“Deklarasi darurat militer yang tiba-tiba oleh Yoon meru­pakan ekspresi keputusasaan, bahwa kehidupan politik Yoon dapat berakhir lebih awal,” tulis artikel tersebut. LDU

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 13, edisi Kamis, 12 Desember 2024 dengan judul "Pasca Yoon Suk Yeol Ditetapkan Tersangka Dan Dicekal, Kantor Presiden Digeledah, Eks Menhan Mau Bunuh Diri"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.