Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Swedia Pesta Gol 5-1 ke Gawang Tunisia
- S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tawarkan Pendidikan Berkualitas Berstandar Internasional
- PLN EPI Dorong CBG dari Limbah Sawit untuk Kurangi Emisi dan LNG
- Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa
- Tampung 245.980 Murid Baru, Disdik DKI SPMB Objektif, Transparan dan Inklusif
Pertemuan Perdana
Menlu Sugiono Harap Kolaborasi ICWA Kembangkan Diplomasi RI
Selasa, 7 Januari 2025 19:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengurus Indonesian Council on World Affairs (ICWA) menemui Menteri Luar Negeri (Menlu RI) Sugiono, Senin (6/1/2025) di Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI), Jakarta. Sebagai organisasi yang berkomitmen pada peningkatan hubungan antar negara dan pengembangan diplomasi Indonesia, ICWA ingin melanjutkan kolaborasi erat dengan Kemlu RI.
Hal itu disampaikan Duta Besar (Dubes) T.M. Hamzah Thayeb selaku (Ketua Dewan Pimpinan ICWA). Dubes RI untuk Australia periode 2005-2009 itu juga menyampaikan misi dan tujuan ICWA. Serta berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan ICWA hingga saat ini.
Sebagai informasi, ICWA adalah organisasi yang didirikan pada 1997 oleh Menlu RI Ali Alatas, Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Joop Ave dan diplomat senior Indonesia lainnya. ICWA berkomitmen pada peningkatan hubungan antar negara dan pengembangan diplomasi Indonesia.
"ICWA ingin melanjutkan kerja sama, bermitra serta memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri," kata Hamzah seraya menambahkan, mitra ICWA di negara lain seperti di Iran dan India, dalam keterangan yang diterima Rakyat Merdeka, Selasa (7/1/2024)
Baca juga : Mentan Amran Telusuri Jaringan Irigasi Di Konawe Demi Swasembada Pangan
Para pengurus ICWA lain yang hadir adalah Dubes Soemadi D.M. Brotodiningrat (Dewan Pertimbangan), Dubes Prof. Dr. Makarim Wibisono MA, (Dewan Pertimbangan), Dubes Adiyatwidi Adiwoso Asmady (Wakil Ketua Dewan Pimpinan), Dubes Bagas Hapsoro (Ketua Dewan Eksekutif), Dubes Soehardjono Sastromihardjo (Wakil Ketua Dewan Eksekutif), Dubes Prayono Atiyanto (Bendahara) dan Harsya Denny Suryo (anggota Dewan Eksekutif).
Sementara itu, Menlu Sugiono didampingi Staf Ahli Menlu Bidang Hubungan Antar Lembaga Kemlu, Dubes Dr. Muhsin Syihab. Pertemuan berlangsung dengan suasana akran dan hangat.
Selanjutnya, Dubes Soemadi Brotodiningrat dan Dubes Makarim Wibisono menyampaikan arti penting hubungan kemitraan dengan kementerian dan lembaga lain di dalam negeri. Termasuk dengan parlemen dan Kementerian Pertahanan.
Mengingat topik yang dibahas sangat menarik, durasi pertemuan melebihi dari waktu yang dijadwalkan. Sugiono mengucapkan apresiasi kepada para Pengurus ICWA. Khususnya track record ICWA dalam memberikan masukan serta kolaborasi dengan Kemlu.
Baca juga : OJK Terbitkan Aturan Perdagangan Aset Keuangan Digital, Termasuk Kripto
Disampaikannya, selaku pimpinan Kemlu yang belum lama ini dilantik Presiden Prabowo, Menlu Sugiono mengharapkan agar ICWA terus memberikan masukan dan ide-ide agar visi dan misi Pemerintah RI dalam bidang hubungan luar negeri lebih diketahui, dipahami dan bahkan dikerjasamakan dengan masyarakat internasional.
”Kita memiliki politik luar negeri yang bebas aktif, dan pada Oktober 2024 yang lalu, dalam pidato Presiden Prabowo Subianto saat pelantikan saya sebagai Menlu, beliau menyampaikan bahwa kita ingin menjadi teman dan tetangga yang baik dengan semua teman-teman kita di dunia. Pada saat yang sama kita tetap menggarisbawahi pentingnya keutuhan wilayah dan kedaulatan," terangnya.
Lebih lanjut ditekankan Sugiono, "Perbaikan kesejahteraan rakyat dan penciptaan nilai tambah (termasuk menciptakan hilirisasi) adalah masalah penting. Ini adalah tugas kita bersama,” imbuh Wakil Ketua Komisi I DPR RI 2019-2024 itu.
Sugiono juga menyampaikan arahan Presiden, agar pihaknya tetap menjaga komunikasi yang baik dengan negara lain. "Tentu saja ini upaya untuk membantu melaksanakan visi dan misi Indonesia," tutur Sugiono.
Baca juga : Mentan-Panglima TNI Perkuat Kolaborasi Wujudkan Swasembada Pangan
Disebutkan pula bahwa bahwa politik luar negeri Indonesia tetap berpegang pada konstitusi dan tradisi yang baik.
Pembicaraan ditutup dengan penyerahan Buku ICWA dan foto bersama. Telah disepakati bahwa dalam waktu dekat terkait pengukuhan dan perkenalan semua pengurus ICWA serta penetapan program kegiatan ICWA pada 2025.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya