Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Penduduk di Desa Belcastro, Italia, dilarang sakit. Larangan aneh itu dikeluarkan Wali Kota Antonio Torchia.
“Orang-orang yang tinggal di Belcastro diperintahkan menghindari penyakit apa pun yang mungkin memerlukan bantuan medis darurat,” demikian bunyi Dekret Wali Kota, dikutip dari United Press International, Minggu (12/1/2025).
Baca juga : Batuk, Jangan Dianggap Sepele
Penduduk juga diperintahkan tidak melakukan aktivitas yang menyebabkan cedera serius. Aturan itu juga menyarankan penduduk desa menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk beristirahat.
Meski terdengar aneh, langkah itu merupakan bentuk sindiran terhadap buruknya kondisi sistem kesehatan di wilayah tersebut.
Baca juga : Menuju Politik Pendidikan Yang Sehat
Belcastro di Calabria memiliki 1.200 penduduk. Hampir setengah penduduk wilayahnya berusia di atas 65 tahun. Jarak ke rumah sakit darurat terdekat hampir 48 kilometer (km).
Desa tersebut memiliki dokter panggilan. Tetapi layanan tersebut tidak tersedia pada malam hari, akhir pekan atau hari libur.
Baca juga : Melalui SEB, Pertamina Edukasi Energi Bersih Di Kalangan Siswa
Calabria adalah salah satu wilayah termiskin di Italia. Wilayah itu telah mengalami penutupan 18 rumah sakit sejak 2009.
Antonia Torchia mengatakan, Dekret tersebut merupakan gimik untuk menarik perhatian Pemerintah terhadap kondisi kesehatan di Belcastro. Dia mengaku sudah sering mengajukan permohonan bantuan kepada otoritas regional. Namun, respons yang diterima selalu mengecewakan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya