Dark/Light Mode

Indonesia Bisa Mengambil Keuntungan

Kepemimpinan Trump Ibarat Main Football

Jumat, 14 Februari 2025 04:15 WIB
Mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert Blake. (Foto Tangkapan Layar)
Mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert Blake. (Foto Tangkapan Layar)

 Sebelumnya 
Dalam diskusi yang dipandu Senior Fellow FPCI Soemadi Brotodiningrat ini, Blake juga melihat kebijakan politik luar negeri (polugri) Trump terkesan tidak mempedulikan citra AS di mata dunia.

Sejak awal dilantik, Trump ingin merebut Terusan Panama, mencaplok Greenland, Kanada dan sekarang mau mengambil alih Jalur Gaza.

AS juga memaksakan kehendak dengan memerintahkan negara di Amerika Latin untuk menampung tahanan dari Paman Sam dengan ancaman sanksi ekonomi jika berani menolak.

Baca juga : Muzani Serahkan SK Kepemimpinan Gerindra Garut Ke Husein Fadlulloh

Menurutnya, gaya kepemimpinan Trump masih mengandalkan paksaan, bukan diskusi untuk mencapai tujuan. Trump mementingkan aksi tanpa melihat dampaknya untuk negara ke depannya.

“Misalnya, keputusan Trump keluar dari Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), menyebabkan wajah AS menjadi buruk di dunia. Kesempatan ini bisa dipakai China untuk menjadi pengganti negara donor terbesar,” terangnya.

Dari sejumlah gebrakan Trump yang fokus ke urusan domestik AS, Blake melihatnya menjadi keuntungan tersendiri bagi negara-negara ASEAN.

Baca juga : Indonesia Makin Mesra Dengan Negara Berkembang, Tapi Tak Renggang Dengan Adidaya

Meski bukan prioritas utama, menurutnya, Indonesia bisa mengambil manfaat dari Pemerintahan Trump jilid 2. Salah satunya, Indonesia bisa menaikkan surplus perdagangan dengan AS.

“Trump suka dengan pelanggan yang memberikan laba untuknya. Indonesia juga bisa menurunkan tarif dagang untuk produk dari AS. Namun, itu semua tentu berada di tangan Presiden Prabowo,” tuturnya.

Langkah lainnya, saran Blake, Indonesia sebaiknya segera mengisi posisi Dubes untuk AS yang sudah lama kosong.

Baca juga : Indonesia Siap Gelar Kejuaraan Berkuda Internasional

“Sebaiknya ditunjuk sosok yang lihai dan jago melihat celah di Pemerintahan Trump,” saran Blake seraya menambahkan bahwa dengan adanya dubes, Indonesia bisa lebih mudah mendekatkan diri dengan jajaran Pemerintahan Trump. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.