Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pengganti Paus Fransiskus Memilih Nama Paus Leo, Apa Maknanya?
Jumat, 9 Mei 2025 08:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lazimnya, begitu ditunjuk, seorang Paus atau Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik sedunia memilih nama kepausan baru dan meninggalkan nama lamanya.
Robert Prevost yang terpilih menjadi Paus ke-267 yang baru pada Kamis (8/5/2025), telah memilih nama kepausan Leo. Sesuai tradisi, kardinal yang ditunjuk menjadi Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia memilih nama kepausan baru begitu ditunjuk, dan meninggalkan nama lamanya.
Prevost menjadi Paus ke-14 yang memakai nama Leo, pertama dalam lebih dari 100 tahun.
Baca juga : Ignasius Jonan Ziarah Ke Makam Paus Fransiskus Di Roma
Teolog dari Universitas Dayton AS, Dennis Doyle mengatakan, nama yang dipilih setidaknya dapat menjadi petunjuk global tentang sosok Paus baru.
"Nama itu dapat menunjukkan semangat, arah, dan visi tertentu Paus yang baru," kata Doyle, kepada CBS News.
Terkait hal ini, Direktur Kantor Pers Takhta Suci Matteo Bruni mengatakan, keputusan Prevost memilih Leo XIV merujuk kepada Paus Leo XIII, penulis ensiklik Rerum Novarum tahun 1891. Dokumen itu menandai dimulainya doktrin sosial modern Gereja, yang menyentuh isu ketenagakerjaan dan hak-hak pekerja.
Baca juga : Jokowi Hingga Jonan Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus Di Vatikan
“Ini merupakan rujukan bagi kehidupan pria dan wanita atas pekerjaan mereka, bahkan di tengah zaman yang ditandai oleh kecerdasan buatan," jelas Bruni seperti dikutip Vatican News.
Paus Leo Agung adalah orang pertama yang menggunakan nama tersebut. Paus Leo terkenal karena berhasil mencegah Attila the Hun menyerang Roma. Dia juga populer sebagai teolog dan intelektual yang membantu membentuk doktrin Kristen.
Paus terakhir yang menggunakan nama Leo adalah Paus Leo XIII, pemimpin Gereja Katolik antara tahun 1878 dan 1903.
Baca juga : Prabowo Utus Jokowi hingga Jonan Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus Di Vatikan
Ketua Studi Agama Universitas Manhattan, Natalia Imperatori-Lee juga memiliki pandangan yang sama tentang nama Leo.
"Nama Leo adalah tanda komitmen mendalam terhadap isu-isu sosial bagi Paus yang baru," katanya kepada The Associated Press.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya