Dark/Light Mode

Ikut Pameran Lukisan, Empat Pelukis Indonesia Unjuk Gigi Di Beijing

Rabu, 21 Mei 2025 06:39 WIB
Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun (ketiga kiri), Elsiwi Oratmangun (kedua kiri), Emmy Go (kiri) dan Suharmanto, di pameran lukisan di Museum Blanc de Chine-Dehua Porcelain, Beijing, China, pada 17-20 Mei 2025. (Foto KBRI Beijing)
Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun (ketiga kiri), Elsiwi Oratmangun (kedua kiri), Emmy Go (kiri) dan Suharmanto, di pameran lukisan di Museum Blanc de Chine-Dehua Porcelain, Beijing, China, pada 17-20 Mei 2025. (Foto KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - EMPAT pelukis Indonesia berpartisipasi dalam pameran lukisan The Charms of Beijing International Art Exchange Exhibition and the 2nd Art Exhibition of the Southeast and South Asia Chapter of the Western Returned Scholars Association, di Museum Blanc de Chine-Dehua Porcelain, Beijing, China, pada 17-20 Mei 2025.

Keempat pelukis tersebut adalah Elsiwi Oratmangun, Emmy Go, Suharmanto dan Mas Hedi Suryatna. Partisipasi keempat pelukis ini menjadi salah satu upaya untuk mempromosikan kreativitas seniman Indonesia sekaligus meningkatkan jejaring dan exposure kreasi seniman Indonesia.

Pameran ini menghadirkan karya dari sekitar 80 pelukis. Selain dari Indonesia, ada pelukis dari China, Malaysia, Vietnam, Filipina, Singapura hingga Yunani.

Baca juga : Perekonomian Indonesia Solid Dan Tahan Banting

Elsiwi Oratmangun, pelukis Indonesia yang saat ini berbasis di Beijing, memamerkan dua lukisan: All the Flowers of all the Tomorrows are in the Seed of Today yang terinspirasi suasana musim semi di Kota Chengdu, China.

Lukisan lainnya berjudul Whispering Spring of Scarlet. Sementara, Emmy Go, pelukis Indonesia yang tinggal di Papua, memamerkan lukisan berjudul the Coming Light.

Sedangkan Suharmanto, pelukis dari Yogyakarta mempunyai lukisan berjudul the Power of Red. Sementara Mas Hedi Suryatna, pelukis Indonesia yang tinggal di Beijing, memamerkan the Golden Silk Road.

Baca juga : Jadi Rebutan, Kakak Pemain Timnas Indonesia Ini Dibanderol Rp1,3 Triliun

Elsiwi Oratmangun, yang juga istri dari Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun, pada pembukaan pameran 17 Mei lalu menyampaikan, melalui pameran ini diharapkan pelukis dan seniman Indonesia dapat semakin dikenal di kawasan. Selain itu, melalui partisipasi ini juga akan mendorong inspirasi dalam berkreasi, penguatan jejaring, kerja sama serta pemahaman budaya satu sama lain.

Dubes Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun menyampaikan apresiasi atas partisipasi pelukis Indonesia sebagai bentuk peran aktif aktif pada diplomasi budaya.

“Indonesia banyak memiliki talenta dan pelukis-pelukis berkualitas. Semoga ke depan, karya-karya pelukis Indonesia semakin banyak dikenal di luar negeri, khususnya, China,” harap Dubes Djo, sapaan Djauhari Oratmangun.

Baca juga : Swasembada Pangan dan MBG, Gerbang Menuju Indonesia Maju

Pameran ini diinisiasi the Asia Artists Association dan the Southeast and South Asia Sub Committee on the Western Returned Scholars Association. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.