Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, menyatakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2025 mendapat sokongan kuat dari sektor pertanian.
Proyeksi pertumbuhan PDB Indonesia tahun 2025 mencapai 4,93%, didukung oleh pemulihan permintaan domestik dan sektor pertanian yang tangguh.
Baca juga : Ekonomi Indonesia Terbaik Setelah China
Meski ke depan diperkirakan akan lebih moderat, sektor ini tetap memainkan peran penting dalam menopang pertumbuhan.
“Melihat adanya tanda-tanda pelambatan momentum ekonomi, percepatan realisasi fiskal menjadi kebutuhan penting untuk menopang perekonomian,” jelasnya kepada media, Rabu (7/5).
Baca juga : Ekonom: Pertanian dan Program MBG Kunci Dorong Ekonomi Di Tengah Gejolak
Ia menambahkan, belanja negara yang tertunda di awal tahun diperkirakan mulai mengalir pada kuartal kedua 2025, memberi dorongan baru bagi berbagai sektor produktif.
Di sisi eksternal, Andry menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjaga kinerja perdagangan dengan membuka akses ke pasar non-tradisional.
Baca juga : Peringatan 72 Tahun NW, Menteri Nusron Bicara Ketidakadilan Tanah Di Indonesia
“Keanggotaan Indonesia dalam ASEAN dan BRICS adalah peluang besar untuk memperluas akses ekspor dan menjaga kinerja perdagangan tetap positif,” ujarnya.
Sinergi lintas sektor, menurutnya, menjadi elemen kunci untuk memastikan pertumbuhan yang berkualitas. “Kami memperkirakan ekonomi akan tumbuh sebesar 4,93% pada 2025, dengan permintaan domestik yang diperkirakan mulai pulih sejak kuartal kedua,” ujar Andry.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya