Dark/Light Mode

Dubes Kazakhstan Serzhan Abdykarimov Promosi Pariwisata Lewat Majalah

Jumat, 30 Mei 2025 06:20 WIB
Dubes Kazakhstan Serzhan Abdykarimov (kiri) dan Sekretaris Pertama Kedubes Kazakhstan Bauyrzhan Zhaparov memperlihatkan majalah Salam Kazakhstan, di Jakarta, Selasa (27/5/2025). (Foto Foto Larasati Dyah Utami/Rakyat Merdeka/RM.id)
Dubes Kazakhstan Serzhan Abdykarimov (kiri) dan Sekretaris Pertama Kedubes Kazakhstan Bauyrzhan Zhaparov memperlihatkan majalah Salam Kazakhstan, di Jakarta, Selasa (27/5/2025). (Foto Foto Larasati Dyah Utami/Rakyat Merdeka/RM.id)

 Sebelumnya 
Sama seperti Indonesia, mayoritas penduduk Kazakhstan beragama Islam. Jadi, tidak sulit menemukan makanan halal di negara itu. Dubes Abdykarimov merekomendasikan susu kuda sebagai kuliner wajib yang harus dicoba di negaranya.

“Kami ingin teman-teman di Indonesia semakin dekat dengan Kazakhstan. Negara kami indah yang identik dengan apel dan tulipnya,” ujarnya.

Jumlah wisatawan Kazakhstan ke Indonesia meningkat drastis dari 8.200 pada 2023 menjadi hampir 20.000 pada 2024. Investasi Kazakhstan di industri pariwisata Bali juga meningkat. Karena itu, dia mengusulkan agar Indonesia memberikan bebas visa bagi warga Kazakhstan.

Baca juga : Dubes China Wang Lutong Promosi Kebudayaan & Pariwisata Yunnan Di Jakarta

Sementara Kazakhstan menyambut wisatawan Indonesia dengan bebas visa 30 hari yang telah diberlakukan pasca pandemi.

Di masa depan, Dubes Abdykarimov sedang mengupayakan adanya penerbangan langsung dari Indonesia ke Kazakhstan dan juga sebaliknya.

“Dengan adanya majalah ini kami mempromosikan negara kami di Indonesia. Kami juga akan menyelenggarakan fashion show. Delegasi kami akan hadir untuk mengikuti Indonesia Fashion Week dan kegiatan lainnya untuk memperkenalkan budaya kami,” ungkapnya.

Baca juga : Diskusi Energi Terbarukan Di Udayana, Eddy Soeparno Dorong Pariwisata Berkelanjutan Di Bali

Salam Kazakhstan terdiri dari 66 halaman. Majalah ini disusun tim yang dikepalai Sekretaris Pertama (First Secretary) di Kedubes Kazakhstan Bauyrzhan Zhaparov.

Bauyrzan mengatakan, dia dan tim tidak menemukan tantangan berarti dalam penyusunan majalah. Timnya mengumpulkan informasi dan data yang dimiliki Kedubes Kazakhstan, lalu menerjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia. Tak lupa, Kedutaan memasukkan berbagai foto deskripsi yang indah dan menarik tentang Kazakhstan.

“Tujuannya agar orang Indonesia tertarik mempelajari tentang Kazakhstan. Memang kami membuatnya dengan sangat sederhana dan mudah dimengerti,” pungkasnya Bauyrzan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.