Dark/Light Mode

Dubes China Untuk ASEAN Hou Yanqi

Bertemu Menlu Sugiono, Bahas Tindak Lanjut Hasil PMC

Kamis, 17 Juli 2025 07:32 WIB
Dubes China untuk ASEAN Hou Yanqi (kiri) berbincang dengan Menlu Sugiono di ruang kerja Menlu 
RI, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (15/7/2025). (Foto Kemlu RI)
Dubes China untuk ASEAN Hou Yanqi (kiri) berbincang dengan Menlu Sugiono di ruang kerja Menlu RI, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (15/7/2025). (Foto Kemlu RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) China untuk ASEAN Hou Yanqi bertemu dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di kantor Kementerian Luar Negeri¬ Indonesia, Jakarta, Selasa (15/7/2025).

Memakai setelan kemeja abu-abu, Dubes Hou disambut dengan jabatan tangan Sugiono yang mengenakan batik. Dia didampingi Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemlu Sidharto Suryodipuro.

Dubes Hou membahas berbagai tindak lanjut hasil ASEANChina Post-Ministerial Conference (PMC) yang berlangsung pekan lalu di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Kami ingin memperdalam peran pembangunan ekonomi dan sosial dengan ASEAN,” ujarnya.

Menyambut harapan Dubes Hou, Sugiono menekankan pentingnya sinergi antara ASEAN dan China dalam mewujudkan kawasan yang damai, stabil dan sejahtera.

Baca juga : Hari Ini Putin Bertemu Menlu Iran, Bahas Soal Serangan AS dan Israel

Negeri Tirai Bambu telah menjadi mitra strategis komprehensif ASEAN sejak 2021. China tercatat sebagai mitra dagang terbesar ASEAN selama 16 tahun berturut-turut.

“Kemitraan ASEAN dan China merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan,” ujar Sugiono.

Hal lain yang dibahas adalah rencana penandatanganan ASEANChina Free Trade Area (ACFTA) 3.0, versi baru perjanjian perdagangan bebas antara negara-negara ASEAN dan China.

ACFTA 3.0 rencananya akan ditandatangani pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-China pada Oktober mendatang.

Kedua pihak juga membahas rencana implementasi ASEAN–China Plan of Action 2026– 2030 dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Baca juga : Cemas Iran Tutup Selat Hormuz, Menlu AS Mohon Bantuan China

“Kami berharap China terus berperan aktif mendorong integrasi ekonomi kawasan yang inklusif dan menjajaki berbagai potensi kerja sama yang belum dimanfaatkan optimal,” harap Sugiono.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menyampaikan apresiasi atas komitmen China menandatangani Protokol SEANWFZ.

SEANWFZ (Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone) atau Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara adalah perjanjian yang ditandatangani oleh negara-negara ASEAN pada tahun 1995.

Komitmen China tersebut dinilai sebagai kontribusi penting bagi upaya menjaga perdamaian dan stabilitas jangka panjang di kawasan Asia Tenggara.

“Indonesia mendukung implementasi berbagai kerja sama konkret yang dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat ASEAN,” pungkas Sugiono.

Baca juga : Dubes RI Untuk Turki Achmad Rizal Purnama Dampingi Menlu Sugiono Di Forum OKI

 

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.