Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes China Untuk ASEAN Hou Yanqi
Bertemu Menlu Sugiono, Bahas Tindak Lanjut Hasil PMC
Kamis, 17 Juli 2025 07:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) China untuk ASEAN Hou Yanqi bertemu dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di kantor Kementerian Luar Negeri¬ Indonesia, Jakarta, Selasa (15/7/2025).
Memakai setelan kemeja abu-abu, Dubes Hou disambut dengan jabatan tangan Sugiono yang mengenakan batik. Dia didampingi Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemlu Sidharto Suryodipuro.
Dubes Hou membahas berbagai tindak lanjut hasil ASEAN–China Post-Ministerial Conference (PMC) yang berlangsung pekan lalu di Kuala Lumpur, Malaysia.
“Kami ingin memperdalam peran pembangunan ekonomi dan sosial dengan ASEAN,” ujarnya.
Menyambut harapan Dubes Hou, Sugiono menekankan pentingnya sinergi antara ASEAN dan China dalam mewujudkan kawasan yang damai, stabil dan sejahtera.
Baca juga : Hari Ini Putin Bertemu Menlu Iran, Bahas Soal Serangan AS dan Israel
Negeri Tirai Bambu telah menjadi mitra strategis komprehensif ASEAN sejak 2021. China tercatat sebagai mitra dagang terbesar ASEAN selama 16 tahun berturut-turut.
“Kemitraan ASEAN dan China merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan,” ujar Sugiono.
Hal lain yang dibahas adalah rencana penandatanganan ASEAN–China Free Trade Area (ACFTA) 3.0, versi baru perjanjian perdagangan bebas antara negara-negara ASEAN dan China.
ACFTA 3.0 rencananya akan ditandatangani pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-China pada Oktober mendatang.
Kedua pihak juga membahas rencana implementasi ASEAN–China Plan of Action 2026– 2030 dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
Baca juga : Cemas Iran Tutup Selat Hormuz, Menlu AS Mohon Bantuan China
“Kami berharap China terus berperan aktif mendorong integrasi ekonomi kawasan yang inklusif dan menjajaki berbagai potensi kerja sama yang belum dimanfaatkan optimal,” harap Sugiono.
Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menyampaikan apresiasi atas komitmen China menandatangani Protokol SEANWFZ.
SEANWFZ (Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone) atau Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara adalah perjanjian yang ditandatangani oleh negara-negara ASEAN pada tahun 1995.
Komitmen China tersebut dinilai sebagai kontribusi penting bagi upaya menjaga perdamaian dan stabilitas jangka panjang di kawasan Asia Tenggara.
“Indonesia mendukung implementasi berbagai kerja sama konkret yang dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat ASEAN,” pungkas Sugiono.
Baca juga : Dubes RI Untuk Turki Achmad Rizal Purnama Dampingi Menlu Sugiono Di Forum OKI
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya