Dark/Light Mode

Rencana Belum Final, Bantuan Siap Dikirim

Evakuasi Korban Gaza Ke Pulau Galang Baiknya Dikaji Lebih Mendalam

Sabtu, 9 Agustus 2025 08:15 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. (Foto: Instagram/sugiono_56)
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. (Foto: Instagram/sugiono_56)

 Sebelumnya 
HNW juga mengingatkan agar Pulau Galang dipersiapkan dengan matang dan memastikan para korban bisa kembali ke Palestina. Ia khawatir Israel akan memanfaatkan kesempa­tan ini untuk mencegah warga Gaza pulang.

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas juga menilai rencana memin­dahkan warga Gaza ke Indonesia justru akan menguntungkan Israel dan Amerika Serikat. Menurutnya, Israel tengah berupaya mencaplok seluruh wilayah Gaza.

Ia menyarankan pengobatan dilaku­kan di Gaza, bukan dengan memind­ahkan korban ke luar wilayah.

Baca juga : Batalkan Kenaikan Pajak 250 Persen, Bupati Pati Cari Simpati

Pengamat Politik Timur Tengah Piza­ro Gozali Idrus mengingatkan, rencana Indonesia ini perlu pertimbangan ulang. Alasannya, ini dapat memperlemah perjuangan warga Gaza.

"Bagus dari aspek kemanusiaan, tapi masih perlu kajian dan pertimbangan yang lebih dalam," kata Peneliti Asia Middle East Centre for Research and Dialogue ini kepada Rakyat Merdeka, Jumat (8/8/2025).

Ia mengingatkan, warga Gaza yang sudah keluar kemungkinan besar tidak bisa kembali karena Israel sejak lama berupaya mengusir mereka. Pizaro juga menyoroti perbedaan bu­daya dan kebiasaan makan yang bisa membuat mereka tidak betah di Pulau Galang. “Ini yang harus diperhatikan. Kemungkinan tidak betah di Pulau Galang," terangnya.

Baca juga : Penyebar Isu Munaslub, Ayo Tunjukkan Mukamu!

Pengamat Timur Tengah Smith Alhadar menilai langkah ini berisiko politik dan bisa dimanfaatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia mengingatkan wacana relokasi bukan hal baru, dan sebelumnya telah ditentang KTT Liga Arab di Kairo.

Sebelumnya, Kepala Kantor Komuni­kasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi mengungkap Indonesia siap mengevakuasi 2.000 warga Gaza ke Pulau Galang. Para korban akan dirawat hingga sembuh, kemudian dipulangkan ke Gaza.

Hasan menegaskan rencana ini bukan pemindahan permanen. “Ini misi kemanusiaan, bukan relokasi penduduk,” ujarnya. Pulau Galang dipilih karena lokasinya yang terpisah dari pemukiman warga dan memiliki infrastruktur kesehatan memadai.

Baca juga : Sekjen Demokrat: Ini Kemenangan Rakyat

Selain itu, Prabowo juga menegas­kan Indonesia siap mengirim pasukan perdamaian ke Gaza. Kementerian Pertahanan diminta menyiapkan dua pesawat Hercules untuk operasi kema­nusiaan menurunkan bantuan pangan lewat udara bagi warga Gaza. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.