Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Hanya karena pihak cafe kehabisan mayones, seorang pria nekat membakar tempat itu. Peristiwa ini terjadi di sebuah cafe di Los Palacios y Villafranca, Sevilla, Spanyol, Rabu (20/8/2025).
Dilansir Oddity Central, pelanggan yang tidak disebutkan identitasnya itu marah karena cafe tersebut kehabisan mayones. Pria berusia sekitar 50 tahun itu menyiramkan bensin ke area bar dan menyalakan api.
Awalnya, pria itu datang ke cafe bersama anaknya dan memesan dua sandwich. Kamera pengawas merekam saat dia bangkit dari kursinya dan berbicara dengan salah satu pelayan. Dia meminta mayones untuk sandwich-nya.
Baca juga : Kemacetan Semakin Parah, Pemkot Jaksel Bakal Bikin Posko Bersama
Seorang pelayan memberitahu bahwa mayones habis. Pria itu lalu bertanya ke pelayan lain dan mendapatkan jawaban yang sama.
Pria itu ternyata sangat menyukai mayones. Karena kesal, dia keluar dari cafe, pergi ke pom bensin terdekat dan kembali dengan sebotol bensin.
Pria paruh baya itu langsung menyiramkan bensin sebanyak 1,5 liter ke area bar dan menyalakan api. Saat itu, cafe dalam kondisi cukup ramai. Semua orang segera berlarian keluar saat melihat api, termasuk pria tersebut.
Baca juga : Tiba di KPK, Lisa Mariana Janji Bakal Kooperatif
Para staf pun berhasil memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakaran, sehingga hanya terjadi kerusakan ringan pada properti. Dalam kekacauan tersebut, tangan kiri pria itu sempat terbakar saat melarikan diri. Dia kemudian berhasil ditangkap polisi.
Pihak cafe mengatakan, kejadian itu sebagai sesuatu yang sangat tidak masuk akal. Mereka juga memuji staf yang cepat tanggap dan berhasil meminimalkan kerusakan.
Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material sekitar 9.500 dolar AS (sekitar Rp 150 juta)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya