Dark/Light Mode

Grab Indonesia Buka 4,6 Juta Lapangan Kerja

Selasa, 17 Juni 2025 21:00 WIB
Menteri UMKM Maman Abdurrahman (tengah), Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi (kanan) dan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro saat konferensi persdi Jakarta, Selasa (17/6/2025). (Foto: Dwi Ilhami/Rakyat Merdeka/RM.id)
Menteri UMKM Maman Abdurrahman (tengah), Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi (kanan) dan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro saat konferensi persdi Jakarta, Selasa (17/6/2025). (Foto: Dwi Ilhami/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Grab Indonesia kembali menambah sekitar 1.000 mitra, baik itu mitra pengemudi maupun merchant (UMKM) hingga pertengahan Juni 2025.

Jumlah 1.000 tersebut, terdiri dari 700 orang mitra ojek online (ojol) roda dua, 100 orang untuk roda empat, dan sisanya 100 untuk merchant untuk perekrutan per Selasa (17/6/2025). Bahkan diperkirakan, jumlah tersebut juga akan terus meningkat.

Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi bersyukur, di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti, Grab hadir sebagai bantalan sosial.

Menurut Riset ITB 2023, lebih dari 50 persen Mitra Pengemudi Grab sebelumnya adalah korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), tidak memiliki pekerjaan, atau kehilangan sumber pendapatan.

“Selain itu, dalam kurun waktu 2018-2024, Grab telah menciptakan lebih dari 4,6 juta peluang kerja tercipta melalui digitalisasi UMKM,” ungkapnya dalam konferensi pers bertajuk ‘Rekrutmen Mitra Digital: Menjadi Pengusaha UMKM Bersama Grab-OVO,’ di Jakarta, Selasa (17/6/2025).

Baca juga : Warga Dan Pelajar Indonesia Di Singapura Sambut Hangat Presiden Prabowo

Selain Mitra reguler, Grab juga membuka ruang bagi lebih dari 700 penyandang disabilitas untuk tetap berkarya sebagai bagian dari ekosistem digital.

Pihaknya percaya, tidak boleh ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam transformasi digital.

Selanjutnya, Grab bersama dengan Kementerian UMKM menginisiasi program Kota Masa Depan sejak 2021, yang hingga saat ini sudah menjangkau 15 kota-kota kecil dan lebih dari 200 ribu UMKM telah go digital dengan bergabung bersama Grab (naik 300 persen dibandingkan sebelum adanya program ini).

Sementara berbagai program pembiayaan seperti GrabModal Mantul dan OVO Modal Usaha telah menyalurkan pembiayaan usaha senilai lebih dari Rp 6 triliun kepada 445 ribu Mitra UMKM dan Mitra Pengemudi.

“Dengan pendekatan berbasis teknologi, Grab terus memperluas jangkauan dukungan bagi sektor informal yang terdampak langsung oleh dinamika ekonomi,” ujar Neneng.

Baca juga : Pelajar Indonesia di Negeri Singa Antusias Sambut Kedatangan Prabowo

Dalam mengembangkan layanan yang tak hanya dinikmati oleh masyarakat, Grab juga menggandeng BPJS Ketenagakerjaan memberikan jaminan sosial bagi para mitra Grab.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro menyebut, hingga kini, secara total, pengemudi ojol yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 320 ribu tersebar di beberapa platform transportasi dan logistik.

“Keseluruhan peserta per Mei 2025 mencapai 39 juta peserta yang aktif. Sebanyak 320 ribu itu baik ojol yang secara mandiri, aplikator, maupun oleh Pemerintah Daerah,” ungkapnya. 

Dalam kerja sama ini, mitra yang bergabung akan mendapatkan perlindungan jaminan kerja, termasuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT), bahkan satu bulan bebas iuran dari Grab.

Di kesempatan yang sama, Menteri UMKM Maman Abdurrahman juga mendorong klasifikasi Mitra Pengemudi sebagai bagian dari UMKM.

Baca juga : Zulhas: SDM Kita Kalah Sama China Dan Korsel

Dengan status tersebut, para Mitra bisa mengakses berbagai fasilitas negara. Seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga ringan, BBM dan LPG bersubsidi, hingga pelatihan SDM dari pemerintah.

“Status ini memungkinkan Mitra tetap mempertahankan fleksibilitas, sekaligus mendapatkan perlindungan dan akses pembiayaan layaknya pengusaha UMKM formal lainnya,” ucap Maman.

Meski begitu, model kemitraan yang fleksibel menjadi daya tarik utama bagi Mitra Pengemudi.

Menurut Maman, dalam ekosistem Grab, Mitra bebas menentukan sendiri waktu kerja, tanpa terikat pada jadwal yang kaku.

Hal ini menjadi solusi yang relevan bagi masyarakat yang tengah mencari pekerjaan, tanpa kehilangan kendali atas hidup dan penghasilan mereka.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.