Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gempa 6 SR Guncang Wilayah Timur Afghanistan, 800 Orang Tewas
Senin, 1 September 2025 19:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gempa berkekuatan 6,0 skala Richter yang mengguncang wilayah timur Afghanistan, Minggu (31/8/2025) pukul 23.47 waktu setempat dilaporkan telah menewaskan 800 orang.
Pusat gempa berkedalaman 8 km itu hanya berjarak 27 km dari Jalalabad, kota terbesar kelima di Afghanistan yang terletak di Provinsi Nangarhar.
Getaran gempa yang juga menggoyang Provinsi Kunar dan Laghman ini terasa hingga 140 km (87 mil) dari ibu kota negara Afghanistan, Kabul.
Baca juga : Pemprov DKI Tanggung Biaya Perawatan 38 Korban Demo
Korban luka yang diperkirakan mencapai sedikitnya 2.000 orang, disebut berada di daerah terpencil dan pegunungan yang terputus dari akses tim penyelamat.
"Setidaknya, 12 ribu orang diyakini terkena dampak langsung gempa bumi, termasuk dari bangunan atau infrastruktur yang rusak," jelas Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), seperti dilansir BBC.
Terkait hal tersebut, Juru Bicara Utama Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, Kantor Perdana Menteri telah membentuk komite khusus untuk membantu para korban gempa, dan menyiapkan dana yang dibutuhkan.
Baca juga : Gempa M5,8 Goyang Wilayah Sinabang Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami
"Langkah-langkah telah diambil untuk mengevakuasi para korban dan mengirimkan makanan, serta pasokan penting lainnya kepada mereka yang terdampak," ujar Mujahid.
Afghanistan tak asing dengan gempa bumi karena posisinya yang terletak di sejumlah garis patahan.
Tahun 2023, serangkaian gempa bumi di Provinsi Herat menewaskan lebih dari 1.000 orang. Tahun 2022, Provinsi Paktika dilanda gempa bumi yang merenggut lebih dari 1.000 korban jiwa.
Baca juga : Gempa M5,4 Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya