Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wapres Parmelin Kunjungi Tanah Air
Hubungan Bilateral RI & Swiss Makin Mesra
Sabtu, 4 Oktober 2025 05:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Swiss Guy Bernard Parmelin ke Indonesia selama tiga hari, menjadi isyarat bahwa hubungan kedua negara makin mesra, jelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik tahun depan.
Dalam kunjungan itu, Parmelin bertemu sejumlah petinggi di Tanah Air dan menegaskan keinginannya mengimplementasi Indonesia-European Free Trade Agreement (EFTA) Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) untuk memperluas perdagangan dan investasi kedua negara.
Parmelin yang juga Anggota Dewan Federal dan Kepala Departemen Federal Urusan Ekonomi, Pendidikan dan Penelitian Swiss, berada di Indonesia pada 30 September-3 Oktober 2025. Dia memboyong delegasi bisnis tingkat tinggi Swiss yang terdiri lebih dari 30 perwakilan.
Acara utama kunjungan Parmelin ke Indonesia adalah menghadiri Forum Annual Joint Economic and Trade Council (JETC) dan Forum 4th Sustainability Trade Council (STC) yang diselenggarakan bersama Kadin Indonesia dan Economie Suisse (Kamar Dagang Swiss) di Hotel Raffles, Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Kedua forum bisnis ini semakin menegaskan dan memperkuat implementasi dari EFTA CEPA, serta melengkapi upaya yang lebih luas untuk perdagangan dan investasi bilateral kedua negara.
Dalam forum bisnis ini, Parmelin dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menggaris bawahi komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama dalam perdagangan berkelanjutan. Termasuk investasi hijau dan menciptakan nilai tambah bagi dunia usaha antara kedua negara.
Parmelin juga menegaskan kembali kesiapan Swiss memperdalam kemitraannya dengan Indonesia. Sementara Rosan menekankan, kerja¬ sama dalam perdagangan berkelanjutan dan investasi hijau akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara.
Selanjutnya, pada 1 Oktober 2025, Parmelin dan rombongan bertemu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasonal (Bappenas) Rachmat Pambudy di Kantor Kementerian PPN/Bappenas.
Baca juga : Wapres Swiss Guy Parmelin Siap Boyong Delegasi Bisnis Ke Indonesia
Pertemuan itu membahas kerja sama bilateral yang telah terjalin lama dan produktif antara Indonesia dan Swiss, khususnya di bidang kerja sama ekonomi dan pembangunan. Sejak 1971, kolaborasi ini semakin diperkuat melalui CEPA yang ditandatangani pada 2018.
“Bagi Indonesia, Swiss lebih dari sekadar mitra. Swiss adalah sahabat yang terpercaya. Sekarang waktunya bagi kita maju bersama dan mewujudkan ide-ide menjadi tindakan nyata,” ujar Rachmat dalam sambutannya.
Kunjungan ini turut menandai peluncuran secara resmi atas the Economic Cooperation and Development Programme 2025-2028. Program ini merupakan inisiatif bersama yang bertujuan mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan dan inklusif di Indonesia, serta mendukung implementasi perjanjian perdagangan bebas.
Melalui program ini, Swiss State Secretariat for Economic Affairs (SECO) berkolaborasi untuk mendukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Parmelin mengatakan, program ini mencerminkan nilai-nilai bersama serta komitmen Swiss untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.
“Bersama para mitra di Indonesia, kami ingin mendorong pertumbuhan lebih inklusif, memperkuat rantai nilai berkelanjutan, membuka peluang bagi masyarakat muda dan merancang solusi pembangunan kota yang menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat,” jelasnya.
Parmelin dan rombongan juga mengunjungi peternakan sapi milik Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan, Bandung, Kamis (2/10/2025). KPBS menjadi lokasi implementasi digitalisasi ekosistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang menghubungkan peternak rakyat, koperasi susu, dan industri dalam satu rantai nilai terintegrasi. Hadir Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar.
Pemerintah Swiss melalui Organisasi Buruh Internasional atau International Labour Organization (ILO), mendukung program digitalisasi tersebut dapat memperkuat ekosistem keuangan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia.
Baca juga : SKK Migas dan Pertamina EP Dukung Petani Lewat Peningkatan Irigasi & Jalan Usaha
Mahendra Siregar mengapresiasi dukungan Swiss. Pasalnya, salah satu program unggulan OJK adalah pengembangan ekonomi daerah melalui pembangunan ekosistem keuangan yang kondusif dan berkelanjutan.
“OJK berharap kolaborasi dengan Pemerintah Swiss, ILO dan SECO dapat terus diperkuat. Digitalisasi ekosistem seperti yang dilakukan di sektor sapi perah dapat direplikasi juga pada sektor lain, seperti pertanian ataupun peternakan lain. Jadi, semakin banyak masyarakat dan UMKM yang merasakan manfaat nyata dari inovasi keuangan digital,” jelasnya.
Di akhir kunjunganya ke Tanah Air, Parmelin menghadiri acara Innovative Solutions in Infrastructure Development Conference 2025 di JW Marriott. Hadir Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Hari-murti Yudhoyono (AHY).
Parmelin mengatakan, meski Swiss dan Indonesia terpisah secara geografis, keduanya memiliki komitmen yang sama terhadap pembangunan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan. Dia mengatakan, CEPA menjadi landasan hukum yang kuat untuk memperdalam hubungan ekonomi.
“Lebih dari 150 perusahaan Swiss aktif di Indonesia, menciptakan ribuan lapangan kerja berkualitas dan mendukung inovasi serta pertumbuhan ekonomi,” ujar Parmelin.
Pada acara ini juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara asosiasi terkemuka untuk industri teknik mesin dan listrik Swiss (Swissmem) dan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI).
Parmelin berharap, kerja sama ini menciptakan kolaborasi Swiss-Indonesia di bidang energi bersih dan infrastruktur berkelanjutan.
“Kunjungan ini bukan hanya soal institusi, tapi soal manusia. Insinyur, perencana, pengusaha dari kedua belah pihak yang siap bekerja sama untuk membangun infrastruktur dan solusi energi bersih yang berkelanjutan,” ujarnya.
Baca juga : Kemendikdasmen Luncurkan Manajemen Talenta, Wujudkan Aparatur Siap Melayani
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya