Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Trump-Xi Ngobrol Akrab Via Telepon, Bakal Saling Kunjung Dalam Waktu Dekat
Selasa, 25 November 2025 11:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memastikan, hubungannya dengan Presiden China Xi Jinping baik-baik saja. Kedua pemimpin bahkan berencana saling mengunjungi dalam waktu dekat.
“Saya baru saja melakukan panggilan telepon yang sangat baik dengan Presiden Xi dari China. Kami membahas banyak topik termasuk soal Ukraina-Rusia, fentanyl, produk pertanian, dan sebagainya,” ungkap Trump via Truth Social, Senin (24/11/2025).
“Kami telah melakukan kesepakatan yang baik, dan sangat penting, untuk para petani kami yang hebat. Hubungan kami dengan China sangat kuat!” tandasnya.
Baca juga : Tari Kolosal 1.000 Topeng Bakal Jadi Event Tahunan Di Sumenep
Trump menuturkan, pembicaraan telepon tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuannya dengan Xi di Busan, Korea Selatan, tiga minggu lalu.
Menurutnya, pertemuan tersebut mendatangkan kemajuan yang signifikan bagi kedua belah pihak, dalam menjaga perjanjian. Akhir tahun ini, Xi berencana mengunjungi Trump. Sementara Trump, akan menyambangi Beijing pada April 2026.
“Sekarang, kami dapat mengarahkan pandangan pada gambaran besarnya. Presiden Xi mengundang saya untuk mengunjungi Beijing pada April 2026. Ini akan menjadi kunjungan balasan, karena Presiden Xi akan menjadi tamu saya untuk kunjungan kenegaraan di AS akhir tahun ini,” papar Trump.
Baca juga : Dubes Australia Rod Brazier Kunjungi Yogyakarta & Bertemu Sultan
“Kami sepakat memandang pentingnya komunikasi dalam hubungan ini," imbuhnya.
Kalibrasi Hubungan
China membenarkan hubungan dengan AS yang makin solid. Dalam situs resminya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China menegaskan suksesnya pertemuan Xi-Trump di Busan, yang menghasilkan banyak kesepahaman penting.
“Kami telah mengkalibrasi ulang arah hubungan China-AS yang sangat besar dan memberikan momentum yang lebih besar, agar hubungan tersebut dapat terus berjalan dengan baik. Sehingga, dapat mengirimkan pesan positif kepada dunia,” tulis Kemlu China, Senin (24/11/2025).
Baca juga : Poros Muda Indonesia Bagikan Daging Kurban bagi Masyarakat
Sejak pertemuan di Busan, secara umum, China-AS disebut berhasil mempertahankan lintasan hubungan yang stabil dan positif. Hal ini disambut baik oleh kedua negara dan komunitas internasional yang lebih luas.
"Apa yang telah terjadi, sekali lagi menunjukkan bahwa deskripsi kerja sama China-AS yang menguntungkan kedua belah pihak dan konfrontasi yang merugikan kedua belah pihak, mencerminkan akal sehat yang telah berulang kali dibuktikan oleh pengalaman. Kami memiliki visi untuk saling membantu mencapai kesuksesan dan kemakmuran bersama," tandas pernyataan tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya