Dark/Light Mode

Dubes RI Untuk UEA Judha Nugraha Undang Media Lokal Ke Restoran Indonesia

Senin, 29 Desember 2025 07:02 WIB
Dubes Judha Nugraha (ketiga kiri) bersama para jurnalis di Rempah Restaurant, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Rabu (17/12/2025). (KBRI Abu Dhabi)
Dubes Judha Nugraha (ketiga kiri) bersama para jurnalis di Rempah Restaurant, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Rabu (17/12/2025). (KBRI Abu Dhabi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA) Judha Nugraha mengungkapkan, hubungan Indonesia–UEA telah memasuki fase Golden Era. Posisi ini ditandai dengan pendalaman kepercayaan strategis, kesinambungan kepemimpinan, serta penguatan kerja sama konkret yang saling menguntungkan di berbagai sektor.

Penegasan itu disampaikan Judha saat menggelar Media Gathering di Rempah Restaurant, restoran Indonesia di Abu Dhabi, Rabu (17/8/2025). Media Gathering itu digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus perkenalan Dubes RI kepada pimpinan redaksi dan jurnalis media utama setempat.

Sejumlah media UEA yang hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Al Etihad English, The National, dan Abu Dhabi Media TV. Forum diskusi informal itu membahas perkembangan terbaru hubungan bilateral Indonesia– UEA, khususnya menjelang peringatan 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2026.

Baca juga : Disambangi Dubes RI Untuk AS, Trump: Saya Sahabat Dekat Prabowo

“Fase Golden Era dalam hubungan kedua negara ditopang intensitas interaksi tingkat tinggi, antar pemimpin kedua negara,” kata Judha.

Dia memastikan hubungan erat yang terjalin erat pada masa Presiden RI ke-7 Joko Widodo dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, akan berlanjut di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Judha, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Abu Dhabi pada 12 September 2025 menjadi momentum penting dalam pembahasan penguatan kerja sama ekonomi, pembangunan, investasi, hingga energi terbarukan. Seluruh agenda tersebut berada dalam kerangka Indonesia–UAE Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA).

Baca juga : Bertemu Di Kremlin, Prabowo Undang Putin Ke Indonesia

Di bidang ekonomi, implementasi IUAE-CEPA sejak 2023 telah mendorong peningkatan signifikan perdagangan dan investasi bilateral. Nilai perdagangan Indonesia–UEA pada 2024 tercatat mencapai sekitar 5,5 miliar dolar AS atau setara Rp 91,85 triliun.

Sementara realisasi investasi UEA di Indonesia telah melampaui 14 miliar dolar AS atau sekitar Rp 233,8 triliun, terutama di sektor energi terbarukan, infrastruktur, kesehatan, dan ekonomi digital. Selain ekonomi, kerja sama lintas sektor kedua negara juga terus berkembang.

Hingga kini, terdapat lebih dari 55 perjanjian dan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang mencakup bidang pertahanan, pendidikan, serta transisi energi. Salah satu wujud konkret kemitraan strategis tersebut adalah peresmian Rumah Sakit Jantung Emirates–Indonesia di Solo, yang menjadi simbol kerja sama bilateral yang berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca juga : Dubes RI Untuk Swiss Ngurah Swajaya Gelar Dialog Kebangsaan Bareng PPI

Judha yang pernah menjabat sebagai Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri juga menyoroti pentingnya dimensi hubungan antar masyarakat atau people-to-people contacts. Saat ini, lebih dari 81.000 Warga Negara Indonesia bermukim di UEA.

Dari jumlah tersebut, sekitar 200 mahasiswa Indonesia tengah menempuh pendidikan tinggi di UEA, serta 103 imam asal Indonesia bekerja sama dengan otoritas Awqaf setempat. Keberadaan komunitas Indonesia tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan sosial dan budaya kedua negara.

“Hubungan antar masyarakat ini melengkapi kemitraan strategis antarpemerintah dan menjadi pilar penting dalam menjaga keberlanjutan Golden Era hubungan Indonesia dan UEA,” pungkas Judha.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.