Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Seorang pria muda asal Republik Bashkortostan di Rusia, frustrasi karena lama menganggur. Untuk bisa bertahan hidup di tengah musim dingin, pria itu sengaja membuat ancaman bom di Bandara Ufa, Rusia bagian tengah, agar ditangkap dan dipenjara.
Melansir Oddity Central, Kamis (19/2/2026), pria bernama Oleg itu mengaku tidak memiliki pekerjaan, tempat tinggal, maupun uang untuk makan.
Baca juga : Paguyuban Demak Bintoro Nusantara Perkuat Sinergi Bangun Daerah
Pria berusia sekitar 20-an tahun itu telah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah dan menjalani wajib militer.
Oleg sudah berusaha mencari pekerjaan di Kota Ufa. Namun, gagal meskipun telah mencoba berkali-kali.
Baca juga : Kakek Pemegang Rekor Ultramarathon Punya Performa Usia 20 Tahun
Dalam kondisi putus asa, dia punya ide untuk masuk penjara agar memiliki tempat tinggal dan makannya terjamin. Upaya pertamanya dilakukan di sebuah hotel di Ufa. Ia mengancam staf dengan mengatakan ada bom di dalam ranselnya. Namun, tidak ada yang mempercayainya.
Oleg kemudian menuju bandara terdekat. Di tengah terminal, Oleg mengangkat ranselnya dan berteriak bahwa ia memiliki bom. Ia juga meminta agar polisi dan negosiator dipanggil dan memperingatkan orang-orang untuk menjauh darinya.
Baca juga : Ancol Rayakan Ramadhan dengan Program Gratis Masuk dan Acara Seru
Petugas keamanan curiga karena tidak melihat kabel atau alat pemicu bom. Tetapi apa pun yang berkaitan dengan bom membuat polisi segera melumpuhkannya. Setelah diperiksa, tidak ditemukan bahan peledak apa pun.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya