Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kelas mengepang rambut khusus untuk bapak-bapak di St Albans, Inggris, mendadak laris manis. Kelas yang dibuat Annis Waugh ini langsung penuh. Bahkan, sampai ada daftar tunggu.
“Hal itu benar-benar membuat saya senang karena mereka antusias dan mau mencoba,” kata Waugh.
Awalnya, Waugh tidak menyangka kelas pria akan lebih cepat penuh dibanding kelas wanita. Malah dia melihat para ayah cenderung perfeksionis dan ingin hasilnya benar-benar rapi.
Baca juga : RKD Bangkitkan Semangat Belajar Murid Kabupaten Bireuen Aceh Pascabencana
Di kelas ini, para ayah belajar dari dasar. Mulai dari mengikat kuncir hingga teknik kepang sederhana.
Beberapa ayah mengaku awalnya merasa aneh. Namun John Hardern, yang punya empat anak perempuan, merasa wajar jika para ayah ikut terlibat dalam tumbuh kembang anak mereka.
Hardern mengaku, setelah ikut kelas mengepang rambut, dia merasa kegiatan ini penting untuk menghapus batasan peran gender.
Baca juga : Kelas Pintar Dukung Kegiatan Berlajar Berbasis Digital Lewat AI
Hal serupa juga dirasakan ayah bernama Tim Angove. Dia ikut kelas ini agar bisa lebih dekat dengan putrinya.
“Ini sesuatu yang membuat kami bisa lebih dekat.. Saya sangat menyukainya,” kata Angove, dikutip BBC.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya